Buku Pramuka Boyman

Kedai Atribut Pramuka Scout Addict Kediri menyediakan buku materi Pramuka Boyman 1 dan Boyman 2.

Tenda Dome Arei Outdoor

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome Arei Outdoor kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Aneka Produk Logam Cor

Produk atribut perlengkapan Pramuka berkualitas dari Kedai Pramuka ScoutAddict Kediri

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Selasa, 29 Maret 2011

Kwarran Bobar Latih 65 Pembina Pramuka

BOGOR–Untuk meningkatkan SDM pramuka di Kecamatan Bogor Barat, Kwartir Ranting (Kwarran) Bogor Barat mengadakan kursus pembina pramuka tingkat mahir dasar di SMPN 14 Bogor.

Kursus ini akan dilaksanakan selama enam hari, yakni tiga hari di dalam ruangan (indoor) dan tiga hari outdoor di Tamansari Kabupaten Bogor. Adapun pembina pramuka yang menjadi peserta pada kesempatan itu berjumlah 65 orang.

Menurut Ketua Panitia W Wahyudin S, kursus diikuti pangkalan-pangkalan (sekolah) yang ada di wilayah Bogor Barat. “Tujuannya meningkatkan konsolidasi, komunikasi dan prestasi pembina pramuka dalam mengaplikasikan kegiatan di pangkalan masing-masing,” jelas guru SMP Rimba Teruna ini.

Kendati yang dilatih para pembina, ujarnya, sasaran dari jenjang pembinaan pramuka bagi anggota dewasa ini tetap peserta didik. “Ini hanya proses dan tahap pertama sebagai upaya peningkatan peserta didik agar berprestasi,” tambahnya.

Sebelum pembukaan kursus, kemarin Kwarran Bogor Barat yang diketuai M Hamzen juga mengadakan pelantikan pembimbing gugus depan 25 pangkalan di Kecamatan Bogor Barat.

“Pengurus gudep yang sudah diangkat melalui SK Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor ini harus ada di tiap sekolah. Makanya agenda awal dari Kwarran Bogor Barat adalah pelantikan ini, sekaligus kursus mahir dasar pembina pramuka,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Yayah Warsiyah dan Waka II Kwarcab Kota Bogor Chasrodi, yang melantik para pembimbing gugus depan.

Minggu, 27 Maret 2011

Siparda jatim 2011

Sesuai edaran yang tertanggal 9 Maret 2011 bahwa Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Timur akan mengadakan Sidang Paripurna PenegaPandega Daerah 2011 (Siparda Jatim 2011). Yang akan dilaksanakan pada :
Hari : Minggu 
Tanggal : 3 April 2011
Tempat : Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Jl. Raya Kertajaya Indah 77 A Surabaya.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Kak Miftah 0856 4949 6545 atau Kak lailatul 0856 4864 9104

Jumat, 25 Maret 2011

Pesanan dari Saka Bayangkara Maluku Tenggara

Terimakasih kepada kak Waskita dari Saka Bayangkara Polres Maluku Tenggara yang telah memesan produk kedai atribut pramuka Scout Addict. Semoga cocok serta saya tunggu pesanan selanjutnya

Kamis, 24 Maret 2011

Taman Terumbu Karang Pramuka

Untuk memperingati 50 tahun Gerakan Pramuka, bakal dibuat taman terumbu karang di perairan Sabang, Merauke, Miangas, dan Rote. "Anggota Pramuka di kwartir cabang atau kabupaten setempat yang akan merawat terumbu karang tersebut," kata Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pendidikan-Pelatihan Jana Anggadiredja, Rabu (23/3).

Menurut Jana, pada setiap lokasi terdapat 50 petak taman, yang setiap petaknya berukuran 4 x 5 meter. Spesies yang ditanam berbeda-beda sesuai dengan kondisi perairan setempat. Pada bagian tengahnya akan ada tulisan “50 Tahun Gerakan Pramuka”.
Rencana pembuatan taman ini diputuskan pada Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka yang berlangsung pada 18-20 Maret lalu.

"Kami juga akan melakukan ekspedisi bahari Nusantara, estafet tunas kelapa, dan penanaman pohon," kata Kodrat Pramudho, wakil ketua bidang humas dan informatika.

Ekspedisi bahari dimulai pada Maret-Juli dengan rute Jakarta-Sabang-Merauke-Jakarta. Pada setiap lintasan diikuti anggota Pramuka Satuan Karya Bahari dengan komandan kapal Effendy Soleman, pemuda pelopor bahari tingkat nasional.

Adapun titik start estafet tunas kelapa berada di delapan penjuru Indonesia, yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Yogyakarta.

Sebanyak 17 anggota Pramuka akan berjalan kaki membawa bendera Merah Putih, bendera dan pataka Pramuka, serta tunas kelapa. Mereka bergantian di setiap kwartir daerah/provinsi hingga finis di Jakarta. Bendera, pataka, dan tunas kelapa itu akan diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang rencananya menjadi pembina upacara pada hari ulang tahun Pramuka 14 Agustus 2011.

Pesanan dari Makale

Terima kasih kepada kak Fransiskus Bokko dari Makale Tana Toraja yang telak memesan TKK tingkat penggalang di Kedai Atribut Pramuka Scout Addict. semoga cocok serta kami tunggu pesanan selanjutnya

Rabu, 23 Maret 2011

Pesanan dari Pekanbaru

Terimakasih kepada kak Andri dari Pekanbaru Riau yang telah memesan produk dari Kedai Atribut Pramuka semoga cocok serta kami tunggu pesanan selanjutnya

Minggu, 20 Maret 2011

Kwarnas Bentuk Tim Reaksi Cepat Siaga Bencana

Sebagai sebuah struktur gerakan sumber daya manusia (SDM) terbesar kedua setelah Palang Merah Indonesia (PMI) di tanah air, Gerakan Pramuka segera membentuk Tim Reaksi Cepat Siaga Bencana.

Tim Reaksi Cepat tersebut akan berfungsi mendukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam penanggulangan bencana di seluruh Indonesia, kata Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bidang Abdi Masyarakat dan Siaga bencana, Marsekal Madya Eris Heriyanto di Jakarta, Sabtu.

"Kita akan membuat semacam 'center' (pusat) yang nanti berfungsi untuk memperlancar komunikasi saat proses penanggulangan bencana berlangsung, sehingga tim reaksi cepat yang terbetuk 2011 ini diharapkan juga dapat bergerak cepat saat dibutuhkan," katanya saat menyampaikan Program Kerja 2011 Bidang Abdi Masyarakat dan Siaga Bencana dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka 2011.

Ia mengatakan, Gerakan Pramuka memang tidak memiliki cukup kemampuan dalam hal finansial, namun Pramuka merupakan struktur gerakan informal terbesar kedua setelah PMI di Indonesia. Karena itu, Pramuka yang strategis untuk mendukung BNPB dalam penanggulangan bencana di berbagai pelosok di Indonesia guna menolong masyarakat.

Tim reaksi cepat akan dibentuk di tingkat Kwartir Nasional, Kwartir Daerah, hingga Kwartir Cabang. Kwartir Cabang akan menjadi ujung tombak dari tim reaksi cepat karena dianggap paling mengetahui kondisi lapangan di setiap daerah.

"Kwartir Cabang ini juga harus memiliki Unit Siaga Bencana yang memiliki posko-posko yang tahu pasti kondisi lapangan. Saya harap ini bisa terbentuk dan berjalan dengan komprehensif," ujarnya. Wakil Ketua Kwarnas yang juga merupakan Sekjen Kementerian Pertahanan ini menjelaskan bahwa pembentukan "center" sekaligus Tim Reaksi Cepat Siaga Bencana tersebut merupakan bagian dari program kerja Gerakan Pramuka Bidang Abdi Masyarakat dan Siaga Bencana tahun 2011, dan akan terus dibicarakan lebih lanjut untuk mematangkannya.

Masih terkait dengan penanggulangan bencana, ia menambahkan bahwa pada 2011 ini pula diharapkan akan rampung 2.000 buku pedoman yang akan menjadi petunjuk teknis (juknis) bagi Pramuka dalam menghadapi bencana.

Tidak hanya itu saja, akan ada pelatihan-pelatihan untuk penanggulangan bencana dengan sebutan siaga komunitas. Petunjuk teknis yang akan dituangkan dalam bentuk buku dan dicetak sebanyak 2.000 buah tersebut juga diuji coba dalam berbagai kesempatan. Juga termasuk diuji coba dalam latihan bersama penanganan bencana forum regional atau ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF DIREX) di Manado, Sulawesi Utara, yang diselenggarakan sejak 14 hingga 20 Maret 2011.

"Kita ikutsertakan adik-adik dari kwartir, ada perwakilan dari 20 negara terlibat dalam pelatihan tesebut, begitu pula berbagai pemangku kepentingan dari dalam negeri terlibat dalam pelatihan penanggulangan bencana tersebut. Karena itu kami harap juknis tersebut teruji dan buku pedoman dapat segera dicetak," ujarnya.

Rakernas Gerakan Pramuka 2011 yang mengangkat tema Pemantapan Pemahaman Undang-Undang Gerakan Pramuka Demi Terwujudnya Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia itu sedianya dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng. Hadir pada acara tersebut seluruh jajaran Gerakan Pramuka termasuk Ketua Kwarnas Prof Dr Azrul Azwar.