Wednesday, 6 November 2013

Kwarda Pramuka Babel Gelar Dianpinru & Dianpinsat

PANGKALPINANG – Sebagai wadah pendidikan karakter, Gerakan Pramuka diharuskan mampu mencetak sosok dengan karakter pemimpin yang bertanggungjawab. Untuk itulah Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bangka Belitung (Babel) menyelenggarakan kegiatan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) untuk Penggalang 11-15 tahun dan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Penegak 16-20 tahun.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kwarda Babel pada tanggal 2-5 November 2013 yang diikuti Pramuka Penggalang dan Penegak terpilih masing-masing perwakilan cabang se-Babel sebanyak 64 orang.

Diungkapkan Ketua Kwarda Babel, Noorhari Astuti, dalam pembukaan Dianpinru dan Dianpinsat, bahwa kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pada Gerakan Pramuka agar lebih dinamis dan profesional dalam menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di Babel.

“Dalam metodik kepramukaan dikenal dengan istilah kegiatan ‘Sistem Beregu’. Kegiatan tersebut memberikan penerapan secara langsung kepada peserta didik baik itu Penggalang maupun Penegak yang dalam hal ini disebut dengan istilah ‘sangga’, untuk dapat mengembangkan jiwa korsa yang ada pada diri sendiri maupun jiwa sosial di dalam lingkungan kelompoknya yang terkecil di golongannya,” jelas Noorhari.

Dianpinru/Dianpinsat, lanjut dia, adalah salah satu usaha pelaksanaan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, khususnya penggunaan system beregu dalam pasukan penggalang dan penegak. Dianpinru maupun Dianpinsat dalam Gerakan Pramuka menerapkan system among, dan melatih langsung kegiatan teknik kepramukaan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar metodik kepramukaan.

“Dengan berbekal Ketrampilan, pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki, selanjutnya dapat dikembangkan untuk adik-adiknya di gugus depan. Regenerasi kepemimpinan di dalam Gerakan Pramuka harus berjalan dimulai dari tingkat Gugus Depan, Kwartir Ranting, Kwartir Cabang, Kwartir Daerah bahkan hingga Kwartir Nasional. Hal ini harus terus berjalan dan tidak boleh terputus,” tegas Noorhari.

Tak lupa dikesempatan itu Noorhari menyampaikan, tahun ini juga akan diselenggarakan kegiatan Ajang Lomba Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Daerah Bangka Belitung pada tanggal 9-11 November 2013 di Koba, Bangka Tengah. Juga Kursus Pelatih Lanjutan Tingkat Daerah Bangka Belitung pada Bulan Desember.

“Ini merupakan bukti perhatian Kwartir dalam pengelolaan dan pengembangan kegiatan yang berkualitas. Yang tentunya juga menekankan pada persiapan kaderisasi para personil Pramuka di jajaran Penegak, Pandega dan para Pembina. Karena generasi pengurus akan berganti dan tentunya harus orang-orang yang siap, yang mampu mengemban amanat tersebut,” tutup Noorhari.

Sumber : http://rakyatpos.com/kwarda-pramuka-babel-gelar-dianpinru-dianpinsat.html

0 comments:

Post a Comment