Buku Pramuka Boyman

Kedai Atribut Pramuka Scout Addict Kediri menyediakan buku materi Pramuka Boyman 1 dan Boyman 2.

Tenda Dome Arei Outdoor

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome Arei Outdoor kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Aneka Produk Logam Cor

Produk atribut perlengkapan Pramuka berkualitas dari Kedai Pramuka ScoutAddict Kediri

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Minggu, 30 Juni 2013

Pramuka Kalteng Siap Bantu Atasi Kebakaran Lahan

BANJARMASIN - Sekretaris Kwarda Pramuka Kalteng, Bambang Mantikai, Minggu (30/6/2013) mengungkapkan, memasuki musim kemarau seperti yang terjadi saat ini, pihaknyapun turut melakukan pemantauan kebakaraN lahan dan siap membantu petugas pemadam kebakaran untuk turut memadamkan api.

Menurut dia, Pramuka memiliki satuan pandega yang sudah dilatih ada juga Brigade penolong, serta satuan pramuka peduli, yang sudah dilaTih untuk membantu tim SAR, bahkan dalam kebakaran tahun lalu, sebanyak 40 orang anggota pramuka Kalteng juga turut serta membantu memadamkan kebakaran lahan.

"Ada beberapa kabupaten yang rawan kebakaran di Kalimantan Tengah yang memang ada anggota pramuka yang digerakkan untuk membantu jika terjadi kebakaran hutan dan lajan di Kalteng," katanya.

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/2013/06/30/pramuka-kalteng-siap-bantu-atasi-kebakaran-lahan

Kamis, 27 Juni 2013

Angkasa Pura I Gelar Jambore Pramuka di Semarang

SEMARANG - Dalam upaya mendukung pembinaan generasi muda guna membentuk karakter, watak dan kepribadian bangsa, bertepatan dengan mas liburan sekolah, PT Angkasa Pura I (Persero) melalui Gerakan Pramuka akan menggelar kegiatan Jambore Pramuka Angkasa Pura I ke VIII. 
 
Kegiatan ini dilaksanakan di bumi perkemahan pramuka Candrabirawa, Karanggeneng, Gunung Pati, Semarang pada 29 Juni sampai dengan 3 Juli 2013.

“Tema Jambore Pramuka tahun 2013 adalah “ Menempa Diri Menjadi Pramuka Sejati “, sejalan dengan tekad PT AngkasaPura I (Persero) untuk berkontribusi terhadap lingkungan dengan mendidik generasi muda Indonesia, melalui gerakan Pramuka agar tertanam pribadi yang berkarakter, berwatak, dan berkepribadian yang mandiri.

"Karena ciri khas dari suatu negara yang telah maju adalah berjatidiri, berkarakter dan berkepribadian yang luhur serta mulia, “ ujar General Manager Angkasa Pura I Semarang, Priyo Jatmiko kepada Tribun Jateng, Kamis (27/6/2013).

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2013/06/27/angkasa-pura-i-gelar-jambore-pramuka-di-semarang

Minggu, 23 Juni 2013

Pramuka Dapat Berperan Aktif Rehabilitasi Mantan Pecandu Narkoba

 
Jakarta  - Aktor dan penggiat kepramukaan, dr. Amoroso Katamsi, Sp.KJ, dalam Seminar Bulan Keprihatinan Korban Narkoba diKwartir Nasional Jakarta, Rabu (19/6) mengungkapkan, pramuka dapat ikut melakukan peran aktifnya didalam rehabilitasi mantan pecandu narkoba dengan merujuk kepada keahlian dimilikinya, untuk  memberikan support kematangan kepribadian melalui kehidupan kepramukaan dan kepribadian gugus depan manakala mantan pecandu narkoba bersangkutan kembali kelingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan kepramukaan, diharapkan para pramuka yang masih sekolah dapat menjadi role model untuk pecandu, namun tidak sok menjadi pahlawan. Untuk para PENEGAK diharapkan ada kegiatan pelatihan bagi calon-calon pembina dengan para ahli yang mengerti soal narkoba, sehingga memiliki jiwa intrepreneur didalam pemberantasan narkoba,” tegas Katamsi.

Menurut Katamsi, keluarga dan lingkungan memiliki peran teramat penting dalam program pemulihan mantan pecandu narkoba, “ faktor keluarga turut mempengaruhi awal perubahan, tidak adanya perhatian orang tua, tidak adanya keadilan di dalam rumah dan tekanan orangtua yang cenderung keras. Sementara faktor lingkungan yang mempengaruhi yaitu tempat pergaulan, tempat memperoleh narkoba dan berteman dengan pemakai narkoba”, katanya.

Aktor ternama ini menegaskan, dukungan keluarga terhadap pecandu narkoba adalah mengajarkan kemandirian, mematangkan kepribadian dan mendorong konsultasi kepada para ahli.

Sementara pada acara ini, Direktur Pasca Rehabilitasi Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Drs. Suyono, MM.MBA, menjelaskan, dasar yang dibangun agar terhindar dari narkoba yaitu pendidikan agama dan pola asuh,

“Direktorat Pasca Rehabilitasi membangun produktifitas mantan penyalah guna narkoba dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah outing di Taman Mekarsari. Dalam program pasca rehabilitasi Rumah Dampingan juga diberikan pendidikan agama dalam program sehari-hari,” terang Suyono.

Suyono berharap  mantan pecandu narkoba dapat hidup secara normatif dengan menghindari lingkungan lamanya dan masuk ke lingkungan baru, contohnya dapat bergabung dengan pramuka, “Saya ingin mantan pecandu narkoba dapat melakukan outbond/outing dengan adik-adik Pramuka. Sehingga ketika selesai menjalani rehabilitasi akan memiliki langkah-langkah baru, lingkungan baru dan masa depan yang baru,” ujar Suyono.

Sementara itu diterangkan dr. Albahri Husin, Sp.KJ, narkoba membawa dampak perubahan perilaku penggunanya akibat dari rusaknya sirkuit otak sehingga memori ingatannya, motivasi dalam dirinya dan brain rewardnya semuanya terganggu, “Karenanya, pecandu narkoba diminta untuk selalu istiqomah terus-menerus,” ungkap Albahri.

Sumber : http://www.kabarpublik.com/2013/06/pramuka-dapat-berperan-aktif-rehabilitasi-mantan-pecandu-narkoba/

Sabtu, 22 Juni 2013

Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma'arif NU Nasional (PERWIMANAS)

SURABAYA – Pramuka Nahdlatul Ulama (NU) se-Indonesia akan melakukan kemah di di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Babussalam, Mojoagung, Jombang Jatim. Kemah bersama yanag dikemas dalam Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma'arif NU Nasional (PERWIMANAS) itu digelar selama enam hari, 24-29 Juni 2013, dan diikuti 3.500 siswa dan santri Madrasah Aliyah, SMA, dan SMK Maarif NU seluruh Indonesia.

Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Pendidikan Ma'arif NU HZ Arifin Junaidi mengatakan, Perwimanas yang mengambil tema "Ma'arif Berkarya Mewujudkan Generasi Emas", akan dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Seperti, Menteri Agama Surya Dharma Ali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, Menpora Roy Suryo, Menteri Koperasi & UKM Sarifudin Hasan, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Menteri PDT Helmi Faisal Zen.

“Selain itu, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Kwarnas, Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim juga akan hadir,” ujarnya, Jumat (21/6/2013).

Koordinator Media Center Perwimanas Maskut Candranegara menambahkan, rangkaian acara dalam perkemahan Pramuka NU se-Indonesia ini, selain digelar kegiatan kepramukaan, juga  akan diisi berbagai kegiatan lain, seperti ceramah kewirausahaan, sarasehan kesehatan reproduksi remaja, sosialisasi antinarkoba dan bebas HIV/AIDS untuk remaja.

“Hal terpenting lainnya, peserta Perwimanas juga diajak Wisata Religius Ulama ke Pendiri NU, KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah, dan KH Bisri Syansuri, serta makam Gus Dur. Selain itu, mereka kita ajak ke makam Syeh Jumadhil Kubro dan bakti sosial penanaman pohon penghijauan,” terang Maskut.

Sumber : http://surabaya.tribunnews.com/m/index.php/2013/06/21/pramuka-nu-se-indonesia-gelar-kemah-di-jombang

Kamis, 20 Juni 2013

Kontingen Pramuka Klaten Berangkat Kemah Budaya Nasional

Klaten: Kwartir cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Klaten, Jawa Tengahmemberangkatkan kontingen ke Teluk Bakau, Bintan, Kepulauan Riau.

Kontingen itu berangkat untuk mengikuti kemah budaya nasional pada 26-30 Juni mendatang.

Keberangkatan kontingen yang beranggotakan 10 orang termasuk dua pembina itu, kata Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Klaten Anang Widayaka,  mewakili Kwarcab Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Tengah.

“Kwarcab Pramuka Klaten ditunjuk menjadi duta provinsi sebagai penghargaan juara II lomba penggalang tingkat Jateng pada 2012,” jelasnya seusai mendampingi kontingen berpamitan bupati, Kamis (20/6).

Pada ajang kemah budaya nasional di Bintang, kontingen akan memromosikan potensi seni budaya daerah, antara lain dengan menampilkan tarian luyung (lurik payung)  yang merupakan tari khas Klaten.

Sumber :  http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/20/6/162667/-Kontingen-Pramuka-Klaten-Berangkat-Kemah-Budaya-Nasional

Rabu, 19 Juni 2013

Ring Pramuka Segitiga Gerakan Pramuka dan Baden Powell

Kedai Pramuka ScoutAddict selalu berusaha meng update koleksi terbaru.

Untuk melengkapi ring pramuka segitiga yang sudah ada yaitu yang berlogo wosm, kami menambah lagi dua macam ring segitiga yaitu ring dengan logo Gerakan Pramuka dan gambar Baden Powell, lihat disini

Untuk mengetahui stok, juga penesanan silahkan sms 0812 1774 6083

Selasa, 18 Juni 2013

Ka Kwarcab Pramuka Siak Lantik Kamabiran dan Kwarran Sei Apit

SUNGAIAPIT- Alfedri ,Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan pramuka Kabupaten Siak, yang juga Wakil Bupati (Wabup) Siak, Sabtu (15/6/13) melantik pengurus Pembimbing Ranting (Kamabiran) dan pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) 09 02 gerakan pramuka Kecamatan Sungai Apit masa bakti 2013-2016.

Dalam acara yang dipusatkan halaman kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Sungai Apit, tampak hadir Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal SH, Andalan cabang pramuka Siak, Camat Sungai Apit Djoko Edy Imhar, Sekcam Suparni SSos, UPTD se Kecamatan Sungai Apit, Kepala Desa, Kamabigus, Pembina Gudep, pembina Satuan dan tokoh masyarakat Sungai Apit.

Dalam sambutannya Ketua Kwarcab 09 gerakan Pramuka Siak, Alfedri mengatakan sebanyak 14 Kecamatan yang di Kabupaten Siak, lima Kwarran masih aktif masa baktinya tapi ada sembilan Kwarran yang sudah habis masa bakti, dua diantaranya sudah melakukan Musran tetapi belum dilantik.

"Kami mengucapkan selamat kepada pengurus Kamabiran dan Kwarran yang baru dilantik, dengan harapan kepada kepengurusan yang baru dilantik ini bisa membawa gerakan kepanduan pramuka yang ada di Kecamatan Sungai Apit ini ke arah yang lebih baik,lebih maju dan bisa bangkit daripada sebelumnya," Alfedri.

Selain itu ia berharap, Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Sungai Apit yang lama dipimpin oleh Mahadar SPd, yang sekarang menjabat Sekretaris Kwarcab Siak telah banyak berbuat yang terbaik untuk gerakan pramuka Sungai Apit namun diharapkan kepada Kwarran yang baru dilantik agar bisa berbuat yang lebih baik lagi untuk masa yang akan datang.

"Ujung tombak dari gerakan pramuka berada gugus depan (Gudep), Satuan satuan pendidikan yang ada diseluruh sekolah dan Satuan Karya, Jadi peran Kepala Sekolah sebagai Kamabigus sangat menentukan maju mundurnya gerakan pramuka. Untuk itu saya sangat mengharapkan peran Kepala Sekolah untuk memajukan gerakan pramuka di Kecamatan Sungai Apit," harap Alfedri.

Ketua pengurus Kwarran 09 02 gerakan pramuka Kecamatan Sungai Apit yang baru dilantik, Selamat SPd.I mengatakan, dalam menghadapi abad kepramukaan abad ke 21 maka pendidikan kepramukaan menetapkan prioritas program peningkatan mutu penyelenggaraan kepramukaan pada ketahanan mental, moral, fisik, intelektual, emosi dan sosial sehingga peserta didik mampu menghadapi tantangan yang timbul dalam abad ke 21 tersebut.

"Untuk membentuk pembina berkualitas, dipandang perlu diadakan kursus pembina pramuka baik berupa Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Tingkat Lanjut (KML)," ujar Selamat.

Selain itu ia mengungkapkan melalui kesempatan ini, ia selaku Kwarran Sungai Apit mohon kepada Kwarcab Siak agar Kwarran Sungai Apit, dapat menjadi tuan rumah dalam kegiatan kursus/pelatihan sehingga Kwarran Sungai Apit lebih eksis dimasa yang akan datang.

Apalagi sebelumnya, Kwarran Sungai Apit selalu sebagai duta kepramukaan mewakili Kwarcab Siak dalam mengikuti iven pramuka seperti lomba tingkat penggalang di Provinsi Riau serta Jambore Nasional.

Sumber : http://www.riauterkini.com/pendidikan.php?arr=61205

Minggu, 16 Juni 2013

Pelantikan Pramuka Saka DIrgantara

Danlanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Andyawan. M.P, S.IP yang diwakili oleh Kepala Dinas Operasi, Letkol Pnb Prastiya Halim melantik 18 orang anggota Pramuka Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin yang bertempat di depan gedung Saka Dirgantara, Minggu (16/6).

Pada kesempatan tersebut Danlanud Rsn yang diwakili oleh Kadisops berharap agar para anggota Saka Dirgantara menjaga nama baik gerakan pramuka dengan menjadi manusia yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti yang luhur serta memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungannya.

Ke-18 anggota Saka Dirgantara yang dilantik berasal dari berbagai sekolah menengah tingkat atas yang ada di kota Pekanbaru. Sebelum dilantik seluruh anggota Saka dirgantara mendapatkan pembekalan berbagai ilmu kepramukaan, baik secara teori maupun praktek diantaranya, pengenalan medan, jurit malam, ketahanan mental dan kompas malam yang berlangsung dari sore hingga pagi hari di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin.

Sumber : http://tni-au.mil.id/berita/danlanud-rsn-lantik-pramuka-saka-dirgantara

Sabtu, 15 Juni 2013

Tips Berkemah

Jika Anda mendengar kata berkemah, jangan langsung diidentikkan dengan kegiatan yang berhubungan dengan Pramuka. Saat ini berkemah menjadi salah satu alternatif berwisata. Berkemah bisa dilakukan di mana saja, di pantai atau gunung, bahkan di pekarangan rumah Anda.
Aktivitas berkemah bisa dilakukan dengan siapa saja. Juga, tidak menghabiskan terlalu banyak biaya. Meskipun terkesan mudah, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan melakukan kegiatan ini.

Tentukan lokasi berkemah, ini sangat penting karena akan mempengaruhi persiapan yang harus dilakukan. Jika lokasi perkemahan jauh dari rumah, tentu peralatan yang dibawa harus memadai. Lokasi berkemah juga harus mempertimbangkan akses menuju ke sana, apakah dekat dengan sumber air atau pemukiman warga, atau bagaimana kondisi lingkungan di sana.
Hati-hati dalam memilih lokasi kemah. Tempat pendirian tenda harus tanah yang stabil dan datar. Selain itu hindari memilih tempat yang banyak terdapat binatang melata atau serangga.
Setelah menentukan tempat berkemah, Anda harus memilih tenda yang sesuai dengan kebutuhan. Ini adalah bagian terpenting karena tenda yang akan melindungi kita dari hujan, angin, maupun panas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya tinggi tenda karena berpengaruh pada daya tangkap angin. Semakin rendah tenda akan semakin tahan terhadap terpaan angin.

Bahan tenda juga diperhatikan, lebih baik pilih yang terbuat dari nylon karena akan memberi isolasi yang baik dari suhu lembab. Ukuran juga penting, lebih baik pilih yang ringan dan praktis dibawa ke mana-mana.
Mengenai peralatan yang dibawa saat berkemah, peralatan ini mencakup banyak hal. Misalnya pakaian, usahakan membawa pakaian sesuai dengan lokasi perkemahan. Untuk perkemahan di cuaca panas, pakaian tipis yang menyerap keringat sangat disarankan. Tetapi pakaian tebal wajib dibawa di lokasi yang berhawa dingin maupun panas, untuk dipakai melindungi badan di malam hari.

Selanjutnya adalah alas kaki, bawalah alas kaki yang bisa melindungi kaki dari goresan. Pilih alas kaki yang kuat untuk medan yang sulit. Sandal gunung bisa dipakai karena kuat dan tetap terkesan santai. Untuk membawa barang-barang perkemahan, gunakanlah tas yang sesuai dan bisa memuat seluruh barang Anda.
Peralatan memasak dan bahan makanan ketika kemah tidak boleh dipersiapkan secara teledor. Bawalah peralatan memasak yang praktis, misalnya kompor gas kecil yang bisa dilipat praktis. Cek isi gas, nasting atau peralatan memasak susun yang terbuat dari aluminium, alat makan plastik, dan korek api. Jangan lupa membawa bahan masak seperti beras, air bersih, minuman sachet, mi instan, makanan kaleng, teh, gula, garam, dan mentega. Jenis makanan bisa dibawa tergantung kebutuhan.

Selain barang yang telah disebutkan tadi, ada beberapa barang tambahan yang menjadi kewajiban untuk dibawa. Yaitu alas tidur, senter, obat anti serangga, tali, dan peralatan memotong (gunting atau pisau), obat pribadi dan P3K. Bisa juga membawa peralatan survival kit, seperangkat alat untuk berjaga-jaga saat kondisi darurat.
Menikmati alam dengan tinggal di alam bebas adalah perjalanan menyenangkan. Sejenak meninggalkan hiruk pikuk kota dan lepas dari pekerjaan, dapat membuat pikiran menjadi segar kembali. Apalagi dengan tinggal di sebuah kemah, kehidupan alam liar yang penuh suara hewan malam, bisa dirasakan.
Di balik asyiknya tinggal di alam bebas sebaiknya dibarengi dengan kewaspadaan. Karena, di sana juga menjadi tempat tinggal hewan dan tumubuhan yang mungkin bisa mengancam keselamatan atau kenyamanan selama berkemah. Untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan, sebaiknya perhatikan hal berikut:
  1. Dirikan tenda Anda sebelum matahari terbenam untuk menghindari kecelakaan akibat suasana gelap.
  2. Lakukan inspeksi di sekitar kemah. Singkirkan segala sesuatu yang berpotensi melukai. Misalnya benda tajam, pecahan kaca, duri, tanaman beracun, ranting, dan sebagainya.
  3. Hujan bisa menjadi masalah saat berkemah. Periksa kondisi tanah dan pastikan strukturnya aman saat hujan datang.
  4. Kalau ingin membuat perapian, jauhkan semua benda yang berpotensi terbakar. Apalagi, saat kondisi musim kemarau, ranting dan dedaunan kering sangat mudah terbakar. Pakailah batu untuk membatasi api dari perapian agar tidak tertiup angin.
  5. Penerangan yang cukup, dapat menghindarkan dari serangan hewan liar. Hewan tersebut menjauhi tempat terang. Bersihkan pula sekeliling kemah Anda untuk menghindari serangan beruang. Untuk menjauhkan gigitanserangga, pakailah pakaian warna cerah tanpa parfum.
  6. Di hutan, ada tanaman yang bisa dikonsumsi dan beracun. Penuhilah pengetahuan Anda tentang sifat tanaman ini sebelum berkemah bisa waspada terhadap banyaknya jenis tanaman di hutan.
  7. Barangkali di hutan akan ditemui sungai dengan air yang jernih. Sekali pun jernih, sebaiknya tetap diminum setelah dimasak. Karena, Anda tidak tahu zat yang terkandung dalam air itu. Bisa jadi, air terkontaminasi kumanpenyebab suatu penyakit.

    Sumber : http://www.parigicampingground.com/index.php/tips-berkemah

Kamis, 13 Juni 2013

Pramuka Harus Kuasai Teknologi

JATINANGOR,  Pramuka harus berjiwa muda, mandiri dan mampu mengikuti perkembangan jaman. Bahkan, Pramuka harus bisa mengimbangi teknologi, memahami pengetahuan umum seperti tentang narkoba dan penangulangan bencana alam.

“Mari kita terus mengawal kegiatan Pramuka, terus bertekad agar bisa kembali diberdayakan dengan aneka kegiatan berbau teknologi,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo seusai peresmian Gedung Kujang di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor, Rabu (12/6).

Salah satu program prima Pramuka, lanjut Roy, mewajibkan Pramuka mahir di bidang teknologi. Salah satu contoh, Pramuka harus memiliki stasiun televisi tersendiri.

“Mental Pramuka harus terlatih, agar bisa mandiri. Seiring Pramuka menjadi ekstrakurikuler kurikulum 2013, marilah kita kawal Pramuka bersama-sama agar berjalan dengan baik,” ucap Roy.

Sementara itu, Ketua Kwarda Jabar, Dede Yusuf Macan Efendi mengatakan, Pramuka akan menjadi eskul yang wajib di sekolah, sehingga Pramuka harus memiliki pelatih dan pembina yang handal.

“Bukan hanya kepemilikan pelatih dan pembina, fasilitas lainnya seperti buku pendidikan Pramuka harus memadai berikut ditunjang sarana dan prasarana yang lengkap,” kata Dede.

Seharusnya, lanjut Dede, di setiap daerah memiliki Buper, namun menimbang biaya dan pengelolaannya, maka marilah kita manfaatkan sebaik-baiknya Buper Kiara Payung seluas 66 hektare ini.

“Berita gembira, Menpora sangat mendukung pemuda kreatif di Pramuka. Diharapkan, berkat dorongan Pak Menpora, Pramuka Indopnesia lebih maju dan berkembang,” ujar Dede.

Status Buper Kiara Payung, lanjutnya, merupakan aset Pemda yang belum dihibahkan kepada Pramuka.

“Menurut Perda, untuk mengelola aset ini tidak boleh dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Maka, biaya untuk segala kebutuhannya mendorong dari APBD dan APBN,” katanya.

Sumber : http://www.kabar-priangan.com/news/detail/9743