Buku Pramuka Boyman

Kedai Atribut Pramuka Scout Addict Kediri menyediakan buku materi Pramuka Boyman 1 dan Boyman 2.

Tenda Dome Arei Outdoor

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome Arei Outdoor kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Aneka Produk Logam Cor

Produk atribut perlengkapan Pramuka berkualitas dari Kedai Pramuka ScoutAddict Kediri

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Minggu, 29 Agustus 2010

SAKA DIRGANTARA LANUD WIRIADINATA IKUTI PAMERAN DI MAYASARI PLAZA

Pramuka Saka Dirgantara Lanud Wiriadinata mengikuti pameran di Mayasari Plaza Tasikmalaya, Sabtu ( 28/8). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kwarcab ( DKC ) Pramuka kota Tasikmalaya dalam rangka Gema Ramadhan 2010.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 26-29 Agustus ini diikuti oleh seluruh Saka Pramuka yang ada di kota Tasikmalaya, dengan menampilkan berbagai macam kreatifitas. Untuk Saka Dirgantara menampilkan berbagai jenis pesawat aeromodelling seperti Heli RC, Formosa, OHLG, Time rist dan pesawat tempur.

Menurut Koordinator Stand Saka Dirgantara Lettu Lek Agus Nugroho yang juga menjabat sebagai Kasubsi Potdirga Lanud Wiriadinata mengatakan Tujuan mengikuti pameran ini adalah untuk mengenalkan aeromodelling kepada masyarakat pengunjung mall khususnya generasi muda sehingga diharapkan mereka tertarik , mau bergabung bahkan dapat menjadi atlit yang berprestasi, katanya.

Lebih lanjut Lettu Lek Agus Nugroho mengatakan, Atlit Aeromodelling Cabang Tasikmalaya sudah banyak berprestasi baik ditingkat daerah maupun nasional. Seperti saat mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jabar bulan Juli lalu berhasil merebut tiga medali emas dan Kejuaraan Liga Nasional Adi Sutjipto Aeronotical Nasional Competisi (AANC) merebut satu medali emas,imbuhnya.

Sumber : tni-au.mil.id

Tenaga Staf Full Timer di Setiap Kwarcab Perlu Diupayakan

Tenaga staf yang bersifat full timer memegang peranan penting dalam menyukseskan administrasi di jajaran Kwartir di Riau, namun masih ada sejumlah Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting sampai saat ini belum memiliki tenaga staf yang bekerja setiap hari pada waktu jam kerja di kantor Kwartir.


Sekretaris Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau Anshari Kadir SAg MSi mengatakan, barangkali kondisi seperti itu bukan hanya di jajaran Kwartir yang ada di Riau, hampir di seluruh Indonesia. Secara berangsur-angsur dengan melakukan berbagai langkah yang terprogram difasilitasi oleh Majelis Pembimbing Cabang dan Ranting, diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama tenaga staf full timer akan terwujud.

"Bukan hanya tenaga full timer, namun yang lebih penting lagi setiap Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting mempunyai kantor dan alamat yang tetap, sehingga memudahkan untuk berkoordinasi dan kelancaran administrasi serta informasi di jajaran Gerakan Pramuka," harap Anshari.

Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau sudah melayangkan surat ke Kwartir Cabang se Riau untuk mengirimkan data tenaga staf full timer di Kwarcab masing-masing,dan sampai saat ini baru tiga Kwartir Cabang yang mengirimkan data dimaksud ke Kwarda Riau, yakni Kwarcab Siak, Dumai dan Kuantan Singingi.

Informasi yang diperoleh melalui telepon, sebagian Kwartir Cabang mengakui belum mempunyai kantor dan staf full timer, sehingga mereka tidak mengirimkan data tersebut.
Kwarda berharap kondisi seperti ini mudah-mudahan dengan kebersamaan akan bisa diatasi.

Sumber : Kwarda Riau

Pramuka hanya Untuk Orang kaya saja

Mungkin itu lah yang terpikirkan ketika saya membaca sebuah artikel yang ada di web resmi Kwarda Riau. Betapa tidak artikel yang memuat tentang Jambore Malaysia yang akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang hanya bisa di ikuti oleh Pramuka Tajir. Sebab untuk mengikuti acara tersebut seorang anggota Pramuka harus merogoh kantong sebanyak Rp.3.150.ooo belum lagi dengan biasa administrasi dan paspor.

Sungguh Miris hidup pramuka di povinsi yang kononnya terkaya di Indonesia ini. Untuk berangkat mengikuti kegiatan saja harus membayar uang sebanyak itu. Jadi tidak ada harapan untuk pramuka yang miskin merasakan bagaimana enaknya berkumpul dengan manusia-manusia pandu dari seluruh negara Asean.

yang mungkin sudah memang nasib, mengikuti pramuka hanya untuk latihan saja, jangankan untuk mengikuti kegiatan di luar negri, untuk mengikuti kegiatan tingkat provinsi saja sangat sulit. ketika ditanyakan kepemerintah daerah apakah tidak ada anggaran untuk kegiatan pramuka, selalu di jawab anggran sudah dicairkan dan di serahkan kepada kwarcab dan kwarran tetapi ketika hal tersebut ditanyakan kepada pihak Kwarcab atau Kwarran pasti mereka menjawab anggran sudah habis. tak tau pergi kemana anggran yang banyak yang diberikan pemda. sedangkan untuk merasakan kegiatan saja sangat sulit jika ingin merasakan kegiatan harus buat kegiatan sendiri dengan dana sendiri, atau ikut dengan kegiatan dengan dana sendiri, tetapi giliran mendapat nama,,,oh itu anggota saya, si anu pramuka kab itu, semuanya ingin numpang nama.

Apakah akan selamanya begini, sedangkan dalam pidatonya Presiden SBY mengintruksikan seluruh pemerintah mendukung kegiatan Pramuka, Revitalisasi Pramuka sudah di dengung-dengung kan. namun itu hanyalah harapan tanpa adanya dukungan semua itu hanyalah seperti syair saja tidak ada artinya.

Sumber :allvoices.com

Gema Ramadhan Pramuka Saba Kota

Siapa bilang pramuka hanya boleh tahu sawah dan ladang serta alam bebas?

Anggapan itu disanggah oleh kasepuhan dari Kwarcab Tasikmalaya; Eri Kustiaman. Pernyataan ini juga diiyakan oleh Rina Herlina selaku ketua pelaksana Gema Ramdhan 1431 H yang saya temui disela kesibukannya sebagai playmaker acara. Dalam yang bertajuk “Menggali potensi, meniti prestasi, menggapai ridho ilahi”, Rina menyebutkan bahwa Pramuka harus aktif dan berperan serta, juga harus bisa menjaga jati dirinya, bukan hanya sekedar dikenal bahwa pramuka itu tempatnya di alam bebas. Kami juga ingin menunjukkan pada masyarakat umum bahwasanya Pramuka itu sosok yang religius, aktif sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka. Dan juga punya banyak potensi di bebagai bidang tentuya.

Acara ini dibagi menjadi beberapa golongan. Untuk lomba mewarnai diikuti oleh siaga SD. Bercerita Sejarah Nabi (BSN) diikuti saga dan penggalang Sekolah Dasar (SD). Untuk fashion show, diikuti peserta dari golongan penggalang SD, SMP, penegak dan pandega. Untuk lomba baca sajak sunda diikuti oleh Penggalang SMP, Penegak dan Pandega. Kegiatan ini diakhiri oleh Lomba lagu Islami dan Nasyid.

Alhamdulillah, untuk peserta tahun ini cukup meningkat. Dari SD ada kurang lebih 30 Sekolah DasarSMP 20, dan Perguruan tinggi yang aktif ada 2 perwakilan. Kurang lebih totalnya ada 900 orang.

Ada hal menarik disini. Beberapa tahun ke belakang, kegiatan ini selalu saja belangsung di tempat yang sekiranya agak kondusif. Tapi untuk tahun ini, Kwarcab Pramuka dalam hal ini DKC Tasikmalaya sebagai penyelanggara memilih mall sebagai tempat berlangsungnya acara ini. Ditelusuri dan dijejaki, Eri Kustiaman mengatakan bahwasanya Pramuka ingin mencoba suasana baru, meskipun memang ada ketidaknyamanannya.

Begitu juga yang disampaikan Violeta Estrela dan Ihsanul. “Sebagai peserta lomba baca puisi di tempat seperti ini memang agak kurang nyaman, sebab yang namanya mall tentu saja banyak orang lalu lalang dan suara ramai disana sini. Kami jadi susah untuk konsentrasi”, begitu ucap Violeta,

Ihsan juga menambahkan, lebih nyaman dulu ketika Gema Ramadhan pusat keg atannya digelar di Gedung Kesenian Tasikmalaya (GKT). Tapi ada bagusnya juga, setiap peserta bisa dibuat sebagai pencerahan kalo sekali-sekali diadakan di pusat kota atau di keramaian. Meskipun memang benar agak terganggu dengan situasi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang di gelar Kwarcab pada tiap tahunnya dan sengaja di laksanakan di bulan Ramadhan. Selain untuk ajang silaturahmi seluruh anggota pramuka di seluruh kota Tasikmalaya. Semoga ke depannya, acara ini bisa terus berlanjut dan semakin mantap serta banyak menetaskan pribadi-pribadi yang mandiri.

Sumber :matapelajar.com

Pengalaman di AS Diterapkan di Kwarda Jambi

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Drs. AM.Firdaus, M.Si selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi minta Satria Muhdi Mulyana selaku Ketua Dewan Kerja Daerah Jambi yang sempat mengikuti International Camp Staff Program di Amerika, agar apa yang didapat selama di Amerika untuk diterapkan di Kwarda Jambi, guna memacu perkembangan Pramuka di Jambi.

Hal ini disampikan seusai buka puasa bersama jajaran Kwarda Jambi, Selasa (24/8) bertempat di Kwarda Gerakan Pramuka Jambi, saat menerima Satria Budi Mulyana yang baru pulang dari mengikuti International Camp Staff Program di Amerika.

Di samping itu disampaikan Sekda, sudah semestinya kita bersyukur dan bangga karena salah seorang anggota Parmuka dari daerah Jambi mendapat kesempatan mewakili Indonesia bersama tiga orang temannya yang berasal dari daerah yang berbeda untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di Negara yang telah demikian maju, yuakni International Camp Staff Program, merupakan program tahunan Boy Scouts of Amerika (BSA).

Program ini merekrut para anggota pramuka dunia berusia antara 18-30 untuk dilatih menjadi kader dan pemimpin pramuka yang menguasai berbagai keahlian. Selama di AS, para peserta selain bertemu dengan berbagai anggota pramuka dunia juga diperkenalkan tentang kebudayaan AS melalui beragam kegiatan menarik. Setiap tahun, Pramuka Amerika mengundang para pemimpin Pramuka dan Pramuka usia 18-30 dari seluruh dunia untuk datang ke Amerika Serikat menghabiskan musim panas sebagai anggota International Camp Staff sebuah kamp musim panas atau BSA Cub Scout kamp hari.

Sedangkan Satria Muhdi Mulyana selaku Ketua Dewan Kerja Daerah Jambi yang sempat mengikuti International Camp Staff Program di Amerika, pada kesempatan ini menyampaikan bahwa selama dua bulan di Amerika telah melakukan kegiatan membina anak-anak usia sekolah SD dan SMP, dengan memberikan pelatihan ketrampilan dan mengenalkan budaya Indonesia.

Sedang selama mengikuti program ini Satria Muhdi Mulayana, di Amerika mendapatkan berbagai sistem dan aktivitas yang telah lebih maju, karena Pramuka di Amirika telah lebih maju karena usia kepramukaan Amerika telah 100 tahun. Sedangkan kepramukaan Indonesia baru 49 tahun, sehingga banyak hal-hal yang dapat dikembangkan di Indonesia.

Sumber : kabar indonesia

Jumat, 27 Agustus 2010

Pramuka harus Maksimalkan Ibadah Ramadhan

Gubernur menghimbau kepada semua anggota Gerakan Pramuka, khususnya yang beragama Islam, agar dapat mengambil hikmah dan manfaat bulan Ramadhan yang penuh berkah. Hal ini disampaikan Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs. AM. Firdaus, MSi, Selasa (24/8) saat melaksanakan buka puasa bersama dengan jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi.

Acara buka puasa yang digelar Kwarda Gerakan Pramuka Jambi ini diselenggarakan di aula Kwarda Jambi, yang dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Walikota Jambi, para Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi selaku anggota Majelis pembimbing gerakan Pramuka Jambi, para pengurus dan mantan pengurus Kwarda Jambi, para pengurus Kwarcab terdekat, pengurus dan anak-anak dari panti asuhan Teratai dan Panti Asuhan Yayasan Kesejahteraan Anak Jambi, serta undangan lainnya.

Disamping itu Gubernur juga mengajak anggota Pramuka untuk mengisi bulan Romadhan dengan berbagai kegiatan yang mempunyai nilai ibadah, “marilah kita isi bulan Romadhan ini dengan berbagai kegiatan yang mempunyai nilai ibadah, yang dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT”, ujarnya.

Dijelaskan Gubernur, bahwa esensi dari hikmah ibadah puasa ini, sangat sejalan dengan prinsip-prinsip dasar Gerakan Pramuka, yaitu mengutamakan kebersamaan, kesabaran dan kepedulian, untuk saling berbagi dengan sesama, khususnya berbagi dengan orang yang sangat membutuhkan bantuan, jelasnya.

Menurut Gubernur, Gerakan Pramuka sebagai gerakan kepanduan yang memiliki tujuan, yaitu memberikan pembinaan moral dan mental generasi muda, agar kelak menjadi generasi penerus yang siap berkarya dan berprestasi, baik secara lokal, nasional maupun internasional.

Tujuan ini hanya dapat dicapai melalui program latihan dan pendidikan non-formal kepramukaan, yang mengutamakan aktivitas dan kreatifitas, untuk melatih aspek kognatif, afektif dan psikomotorik. Konsep inilah yang diharapkan dapat mengisi waktu luang pemuda/remaja dengan kegiatan yang positif, yang bermanfaat bagi diri sendiri keluarga dan lingkungannya.

Lebih lanjut disampaikan Gubernur, bahwa insan Pramuka yang religious diharapkan bisa mendorong, memberi contoh, mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi, sekaligus mencegah dan menyelamatkan generasi muda dari kehidupan yang tidak sehat, yang sesat dan menghancurkan masa depan mereka.

Sebagaimana sering disaksikan di mass media, bahwa pada era globalisasi ini, sudah banyak generasi muda yang menjadi korban dari pergaulan yang negatife, seperti terlibat narkoba, minuman keras, perjuadian dan lain sebagainya.

Karenanya guna mengantisipasi hal-hal negatif tersebut, sebagai generasi penerus dan calon pemimpin di masa yang akan datang, generasi muda yang tergabung dalam gerakan Pramuka perlu terus diberikan bimbingan moral dan spiritualnya, dengan tuntunan dan bimbingan yang sesuai dengan ajaran agamanya.

Di samping sebagai salah satu cara untuk memasyarakatkan gerakan Pramuka di kalangan generasi muda, yaitu membentuk profil insan Pramuka yang bersahaja, agamis, dan berakhlak tinggi, yang tercermin dari sikap, ucapan dan tindakannya. Hal ini tentunya akan membuat masyarakat menjadi terpikat untuk memasukkan anaknya menjadi anggota Gerakan Pramuka, tegas Gubernur.

Selain itu disampaikan Gubernur, sebagaimana diketahui bersama bahwa masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Provinsi Jambi, terdiri dari berbagai etnik, budaya, dan kepercayaan. Untuk itu Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi sebagai gerakan pemersatu keanekaragaman dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatusan dan kesatuan serta nasionalisme bangsa, kerena hal itu merupakan modal utama mensuskseskan visi Pemerintah Provinsi Jambi, yakni Jambi Emas (Ekonomi Maju, adil, aman dan sejahtera).

Diingatkan Gubernur, masa mendatang merupakan masa yang penuh tantangan dan penuh kompetisi. Menghadapi masa depan tersebut menuntut semua pihak agar segera berbenah diri sekaligus menyusun langkah nyata dan langkah utama yang harus dipikirkan dan direalisasikan adalah bagaimana menyiapkan sumberdaya manusia yang berkarakter kuat, kokoh tahan uji serta memiliki kemampuan yang handal di bidangnya.

Sementara itu Sekda Provinsi Jambi sebagai Kakwada Gerakan Pramuka Jambi seuasai acara menyampaikan, bahwa buka bersama yang digelar Kwarda Gerakan Parmuka Jambi ini selain bertujuan bertujuan untuk mempererat talisilaturrahim sesama anggota Pramuka dan pengurus, sebagai wujud hubungan sesama manusia sekaligus hubungan manusia dengan Allah SWT sebagai Sang Pencipta, juga dalam upaya kebersamaan dan berbagi antar sesama umat manusia, khususnya bagi Kwarda Gerakan Pramuka Jambi dengan anak-anak dari Panti Asuhan.

Sumber : kabarindonesia.com

Pramuka Gandeng Disperindag Riau Bagikan Seribu Paket Murah

PEKANBARU- Bertempat di halaman Kantor Badan Narkotika Provinsi (BNP) Riau di Jalan Pepaya Pekanbaru, Kamis (26/8/10) digelar pasar murah yang ditaja Pramuka dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau. Dalam kegiatan yang berkaitan dengan peringatan hari ulang tahun Pramuka tersebut, disediakan 1.000 paket kebutuhan pokok dengan harga disubsidi.

Pasar murah yang bertujuan membantu menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi masyarakat sudah antri untuk bisa mendapatkan beras, gula dan tepung terigu.

Ketiga komoditas kebutuhan pokok tersebut jika dibeli dengan harga normal senilai Rp 113.000, namun di pasar murah tersebut hanya dijual Rp 93 ribu, atau setiap paketnya mendapat subsidi Rp 20 ribu.

“Lumayanlah beli di sini. Lebih murah dibandingkan di pasar. Kalau bisa ada lagi kegiatan seperti ini, agar masyarakat miskin seperti kami bisa terbantu menjelang Lebaran,” ujar Salbiyah, salah seorang warga yang turut dalam pasar murah tersebut.

Sementara itu Ketua Kwarda Pramuka Riau Septina Primawati Rusli mengatakan, kegiatan ini memang bertujuan membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. “Sekarang ini masyarakat sedang susah, karena harga kebutuhan pokok cenderung naik, kami dari Kwarda Pramuka Riau ingin membantu dengan menggelar pasar murah bekerjasama dengan Disperindag Riau,” ujarnya didampingi Kadis Perindag Riau Asmawie Mukri kepada wartawan.

Ditambahkan Asmawie, kegiatan pasar murah yang digelar bersama Pramuka merupakan kali kelima selama Ramadhan. “Sebelumnya kita sudah menyelenggarakan empat kali pasar murah di tempat yang berbeda,” ujarnya.

Sumber : www.riauterkini.com

Wagub Jabar Buat Kartu Lebaran Lewat Jaringan Pramuka

Kartu ucapan selamat Idul Fitri Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Jawa Barat, akan diedarkan melalui jaringan gerakan Pramuka tidak menggunakan jasa Pos seperti yang dilakukan Gubernur Jabar.

"Untuk sebagian kartu ucapan selamat Idul Fitri yang mau ke saya, ngak usah pakai perangko dan Pos deh, saya kirim pakai jaringan Pramuka, di titipkan di kwarcab-kwarcab, kan kita berhemat," kata Wagub Provinsi Jabar, Dede Yusuf, di Gedung Sate Bandung, kepada para wartawan, Rabu (25/08/2010).

Untuk kartu ucapan Selamat Lebaran tersebut, Wagub Jabar mendapatkan jatah sebanyak 10.000 lembar.

"Selama itu dikirimnya ke masyarakat ngak masalah buat saya, mau seribu monggo, dua ribu monggo, yang penting tidak digunakan untuk kepentingan dirinya sendiri," kata Dede Yusuf.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengirimkan kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah kepada 350 ribu warga Jawa Barat.

Untuk mengirimkan kartu Lebaran bergambar wajah Gubernur Jabar tersebut menghabiskan ongkos kirim Rp525 juta melalui jasa PT Pos Indonesia.

Sementara itu, anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat Donny Ahmad Munir menilai pengiriman kartu ucapan Lebaran yang menggunakan perangko prisma bergambar wajah Gubernur Jawa Barat itu di luar kebiasaan.

"Pengiriman kartu Lebaran dari Gubernur kepada pejabat pemerintah hingga tingkat RW ini merupakan di luar kebiasaan, karena gubernur-gubernur sebelumnya belum pernah melakukan ini," kata Donny.

Selain itu, anggaran pengiriman kartu ucapan selamat Lebaran dari Gubernur Jawa Barat yang menghabiskan dana hingga Rp525 juta tidak dibahas dalam Badan Anggaran.

"Mungkin anggaran untuk pengiriman kartu ucapan selamat Lebaran dari gubernur ini dibahas di Komisi. Soalnya saya tidak tahu pembahasan anggaran tersebut," katanya.

Menurutnya, secara politis pengiriman kartu Lebaran sah-sah saja, apalagi jika anggarannya sudah disahkan.

"Saya belum melihat kartunya. Tapi, jika ucapan selamat melalui kartu Lebaran tersebut hanya mencantumkan nama gubernur tanpa wakilnya maka sangat disayangkan. Alangkah lebih baik gubernur mengatasnamakan pemerintah, yang di dalam kartunya ada lambang Pemprov berserta foto gubernur dan wagubnya," terang Doni.

Pihaknya juga tidak mengelak jika pembagian kartu Lebaran tersebut ada kepentingan politisnya, seperti untuk popularitas.

Sumber : berita8.com

Rabu, 25 Agustus 2010

Pramuk ITS Expo 2010

Sebagai ajang menjaring anggota baru serta memperkenalkan Pramuka kepada mahasiswa baru. Unit Kegiatan Pramuka (UK) Pramuka ITS Surabata pada tanggal 26-27 Agustus 2010 bertempat di KPA Dokter Angka ITS.

Dalam acara Pramuka ITS Expo akan diisi dengan berbagai materi, antara lain : Scuba Diving, Radio Amatir, Aeromodeling, PPGD, Single Rope Teknik, Bazar Buku, dll.

Selasa, 24 Agustus 2010

Kwarran Tembilahan Taja Buka Puasa Bersama

Tembilahan, Inhil, Riau - Kwartir Ranting 02 Gerakan Pramuka Tembilahan selenggarakan Buka Puasa Bersama Bertempat di Aula Gedung MTs PPTH Tembilahan (22/08) dengan para Andalan Ranting, Staf Kwarran, DKR, Satuan Tugas Brigade Penolong Tembilahan, Pembina Pramuka, Santri Pondok Pesantren Tunas Harapan Tembilahan dan undangan lainnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dansubdenpom Lettu (CPM) Erlianto Siswoyo, S.Sos, Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, Perwakilan Danramil Tembilahan, Andalan Cabang Inhil dan Sekretaris Kwartir Ranting Tembilahan Hulu.

Kegiatan diawali pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Saudari Nursiah Anggota Brigade Penolong Tembilahan yang juga Qoriah Peraih peringkat pertama MTQ tingkat Kabupaten yang diselengarakan di Kotabaru Kecamatan Keritang beberapa waktu yang lalu.

Indrawansyah Ketua Kwartir Ranting Tembilahan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Kwartir Ranting Tembilahan setiap tahunnya.

Dalam kesempatan ini Indrawansyah yang juga Ketua Kwarran termuda didalam jajaran Kwarcab Inhil mengajak seluruh kader Pramuka agar menyukseskan Visi Kwartir Ranting Tembilahan sebagai Penopang Inhil Kabupaten Pramuka.

“Mari kita fokus dalam penggalakan kembali pencapaian SKU dan SKK karena tujuan dari Pencapaian SKU dan SKK adalah lahirnya Kader-kader Pramuka yang memiliki ketrampilan dan siap diterjunkan kemasyarakat dengan demikian masyarakat akan bersimpati dengan Gerakan Pramuka” Ungkapnya.

Ustadz H. M. Surya As’ad, S.Pd.I dalam Tausiahnya menyampaikan tentang peranan Puasa sebagai pertahanan diri dalam melawan hawa nafsu, dengan berpuasa kita dilatih tentang kesabaran dan pengendalian diri, disamping itu juga menekankan tentang pentingnya gemar membaca Al-Qur’an, Karena Syurga selalu mendambakan orang yang gemar membaca Al-Qur’an masuk didalamnya.

"Membaca Al-Qr’an harus dibiasakan dari sejak dini dan terus meningkat, jika saat ini kita hanya mampu membaca satu sampai dua surat namun setiap tahun terus mengalami peningkatan sampai akhirnya kita fasih dalam membaca Al-Qur’an maka kita termasuk orang-orang yang gemar membaca dan mencintai Al-Qur’an." pesan beliau dalam tausiahnya.

Selesai tausiah dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Kak. Ase’ S. Ag, dan setelah berbuka dilaksanakan juga Shalat Magrib Berjama’ah.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua DKR Tembilahan Novriani Susanti, ditemui selesai acara berbuka mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada para donator dan adik-adik DKR maupun Brigade Penolong yang bekerja dengan solid sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik bahkan yang hadir tahun ini lebih ramai dari tahun kemaren.

Selesai rangkaian kegiatan tersebut sempat dilakukan diskusi dan ada salah satu usulan menarik yang disampaikan oleh salah seorang Pembina Gugusdepan yang juga Andalan Ranting yaitu Penyelenggaraan Kursus Menjahit Gratis untuk anggota Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Muda Praja Tembilahan usulan ini sepertinya akan ditindaknlanjuti oleh Kwarran Tembilahan.

“Mudah-mudahan saja ada yang berkenan mensponsori mesin jahit “harap susan sambil menutup pembicaraan dengan infoinhil.(MR–X)

Sumber : infoinhil.net