Buku Pramuka Boyman

Kedai Atribut Pramuka Scout Addict Kediri menyediakan buku materi Pramuka Boyman 1 dan Boyman 2.

Tenda Dome Arei Outdoor

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome Arei Outdoor kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Aneka Produk Logam Cor

Produk atribut perlengkapan Pramuka berkualitas dari Kedai Pramuka ScoutAddict Kediri

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Jumat, 18 Juli 2014

Pesanan dari Pramuka Belo, Ampana, Pangandaran dan Balikpapan

Terima kasih atas pesanan kakak-kakak dari Belo, Ampana, Pangandara serta Balikpapan telah mempercayakan atribut perlengkapan pramuka di kedai pramuka scoutaddict. Semoga cocok dengan produk kami, kami tunggu pesanan selanjutnya

Kamis, 17 Juli 2014

Pramuka Saka Bakti Husada Harus Beri Kontribusi Pada Pembangunan Kesehatan

JAKARTA- Saka Bakti Husada adalah wadah bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega guna menyalurkan minat serta menempa pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang kesehatan.
Sejak berdirinya Saka Bakti Husada pada taggal 17 Juli 1985 satuan karya pramuka atau saka ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kaum muda khususnya anggota pramuka di bidang kesehatan.

“Krida dan kecakapan khusus yang dimiliki Saka Bakti Husada memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada kaum muda kita untuk berkontribusi mendukung suksesnya pembangunan kesehatan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.” kata Nafsiah Mboi Menkes RI selaku Ketua Majelis Tingkat Nasional menjadi Pembina upacara pada peringatan HUT Ke-29 Saka Pramuka Bakti Husada di lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur kemarin.

”Pada peristiwa bersejarah ini saya mengajak segenap hadirin agar memberikan komitmen kuat dalam mewujudkan kaum muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.” pintanya pada upacara yang juga dihadiri Pimpinan Kwarnas, Andalan Nasional, para Pimpinan Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional, Kepala BKKBN dan Badan POM itu.

Dikesempatan itu, seperti diharapkan Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka Yudi Suyoto  dalam pres reliss diterima padangmedia.com,  Pramuka Bakti Husada harus dapat menjadi wahana dan berperan dalam menyiapkan sumberdaya manusia yang dapat menjadi pemegang estafet kepemimpinan kesehatan.

"Artinya adik-adik yang kini berusia Penggalang (11-15 tahun), Penegak (16-19 tahun) dan Pandega (20-25 tahun), nanti ketika Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan pada tahun 2045, mereka adalah menjadi pemimpin bangsa Indonesia," katanya membacakan sambutan Ka.Kwarnas
Kerjasama antara Kementerian Kesehatan RI dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sejak tahun 1985 dan kemudian diperbaharui pada tahun 2011.

Ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama memiliki komitmen yang tinggi terhadap masalah kesehatan dan solusinya dengan melibat-aktifkan anggota Pramuka sejak dini mulai usia Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.

“Harapan ke depan Saka Pramuka Bakti Husada dapat membangkitkan minat kaum muda untuk menjadi pelopor hidup sehat dan dapat mewarnai kegiatan kepramukaan secara nasional.”harapnya.

Sumber :  http://www.padangmedia.com/1-Berita/88500-Pramuka-Saka-Bakti-Husada-Harus-Beri-Kontribusi-Pada-Pembangunan-Kesehatan.html

Rabu, 16 Juli 2014

Ahok: Daripada Cuma Main "Game", Mending Ikut Pramuka

JAKARTA — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa kegiatan pramuka merupakan wadah yang sangat baik untuk melatih kedisiplinan anak-anak.

Oleh karena itu, ia berharap agar ke depannya semakin banyak orangtua yang mendukung anaknya untuk ikut kegiatan pramuka.

"Daripada cuma main game di rumah, lebih baik ikut kegiatan yang seperti ini karena bisa meningkatkan kedisiplinan. Apalagi nanti tahun 2025, kalian yang akan memimpin bangsa ini," kata dia di depan para siswa anggota pramuka saat acara pembukaan Ramadhan Fiesta, di Balaikota Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Pria yang akrab disapa Ahok ini lalu mengungkapkan penyesalannya karena, saat masih kecil, ia tidak pernah mengikuti gerakan yang didirikan oleh Boden Powell itu.

Namun untungnya, kata Ahok, ia tinggal di Belitung, yang alamnya masih asri. "Absennya" ia dalam kegiatan pramuka bisa tergantikan oleh kegemarannya bermain di sungai dan menyusuri hutan.

"Bapak dulu waktu seusia kalian tidak pernah ikut pramuka. Padahal pengin sekali belajar tali-menali. Untungnya di kampung di Belitung masih banyak sungai, hutan, gunung," ujarnya.

Sumber :  http://megapolitan.kompas.com/read/2014/07/15/10103581/Ahok.Daripada.Cuma.Main.Game.Mending.Ikut.Pramuka

Minggu, 13 Juli 2014

Perhutani Randublatung Bina Pramuka Saka Wanabakti

RANDUBLATUNG. Perhutani Randublatung melakukan pembinaan terhadap 32 orang generasi muda melalui Pramuka Saka Wanabakti tentang pengenalan kegiatan kehutanan di Persemaian kapuan  Perhutani Randublatung. Kamis.

Pembinaan Lapangan merupakan implementasi teori yang telah dilakukan di pangkalan, kegiatan lapangan mulai dari pencampuran media semai, pengisian media ke dalam polybag, Pemanenan/ pengambilan pucuk yang akan disemai , pengenalan ke bedeng induksi, bedeng aklimatisasi dan Bedeng Open area.

Pamong Saka wana bakti Pangkalan Khusus Randublatung, Andhan Subiyantoro mengatakan bahwa selama ini agenda yang dilakukan di lingkungan Saka Wana bakti Randublatung selain memantapkan pengetahuan berbagai Krida yang ada baik melalui teori dan praktek lapangan telah dilakukan . “ Praktek lapangan yang telah dilakukan adalah Pengukuran kayu jati, pengenalan produksi kayu gergajian ( Re sawn Timber ) yang dilakukan di Industri Pengolahan kayu Randublatung, juga praktek di persemaian ini, dan untuk waktu kedepan juga akan dilakukan pemberian materi lain sesuai dengan jumlah krida yang ada  sehingga nantinya dengan penguasaan ilmu kehutanan tersebut anggota Saka Wanabakti diharapkan bisa menjadi  muda yang cinta dan menghargai lingkungan” tandasnya.

Sumber : http://perumperhutani.com/2014/07/perhutani-randublatung-bina-pramuka-saka-wanabakti/

Sabtu, 12 Juli 2014

Pramuka Puskesmas Balen, Terbaik se-Jatim

Bojonegoro – Pelatihan ketrampilan penanggulangan penyakit dan gawat darurat tetap menjadi keahlian andalan dari dua puluh lima anggota Pramuka tingkat Pandega dari berbagai sekolah menengah atas negeri maupun swasta di Bojonegoro, Jawa Timur. Diantaranya dari Baureno, Sumberrejo, Kanor dan Kapas yang tergabung dalam Saka Bhakti Husada (SBH) yang bersekertariat di Puskesmas Balen.

Fokus di bidang kesehatan, gerakkan satuan Pramuka yang dilaunching pada Bulan Januari 2013 lalu, ternyata berhasil  membawa nama harum Bojonegoro. Mereka mengalahkan satuan yang berdiri lebih lama, yakni 13 satuan yang sama di 13 dari 28 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro.

Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Suharto, mengatakan SBH Puskesmas Balen berhasil meraih gelar juara pertama kompetisi SBH se Jatim yang telah dilaksanakan pada awal bulan Juli lalu.

Menurutnya SBH memang bermarkas di Puskesmas dalam jajaran Dinkes, sementara itu, untuk Puskesmas yang belum terbentuk SBHnya akan berproses dalam membentuk satuan. Khusus untuk SBH Puskesmas Balen diakui oleh Suharto telah berprestasi dalam kompetisi dengan mengalahkan utusan SBH dari kabupaten maupun kotamadya se Jatim.

Dijelaskannya, Dinkes memilih SBH Puskesmas Balen dikarenakan telah berhasil dalam upayanya meminimalisir serangan Demam Berdarah di kawasan endimis jentik nyamuk berbahaya. 
Diantaranya di Desa Penganten, Margomulyo dan Kedungbondo. “Akhirnya dari upaya dan gerakan SBH Puskesmas Balen itu dijadikan materi dalam kompetesi di Jatim dan mendapatkan juara pertama,“ imbuh Suharto.

Sumber :  http://kanalbojonegoro.com/pramuka-puskesmas-balen-terbaik-se-jatim/

Jumat, 11 Juli 2014

Pramuka Harus Aktif Perkuat Syiar Islam

LHOKSUKON - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, mengatakan pramuka tidak hanya fokus pada masalah sosial, bela negara dan ketrampilan. Tetapi tidak kalah pentingnya, pramuka juga harus aktif dalam penguatan syiar Islam di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Gubrnur dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, pada acara pembukaan MTQ Tunas Ramadhan ke-12 Gerakkan Pramuka Kwarda Aceh, Kamis (10/7) malam ba’da tarawah di lapangan Utama, Lhoksukon, Aceh Utara.
“Momentum Ramadhan salah satu ruang terbaik untuk memperkuat syiar Islam. Oleh karena itu kegiatan kepramukaan berbasis syariat Islam harus kita perbanyak selama bulan suci Ramadhan ini,” kata Gubernur Zaini. 

Gubernur mengajak anggota pramuka Aceh agar dapat melakukan berbagai aktivitas dalam mensyiarkan agama selama bulan suci Ramadhan, baik dilakukan secara perorangan maupun  kelompok. Seorang anggota pramuka harus menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang tidak pernah menyia-nyiakan keberkahan yang dijanjikan Allah selama Ramadhan. Ibadah sunnah harus diperbanyak untuk memperkuat ibadah wajib yang dilaksanakan sehari-hari.

MTQ Tunas Ramadhan ini, kata Gubernur, tidak hanya sekedar berlomba dan tampil sebagai pembaca Alquran yang baik. Tapi, harus juga membumikan niai-nilai Alquran sebagai pegangan hidup ke depan. Seorang pramuka seharusnya memiliki perilaku sebagaimana yang dijabarkan dalam Alquran. Oleh karena itu pemahaman dan pengamalan nilai Alquran harus diperkuat oleh anak-anak muda Aceh.

“Adik-adik anggota pramuka harus menjadi contoh dalam pengamalan nilai-nilai Alquran,” harap Gubernur. Ketua Panitia H Baharuddin mengatakan, peserta MTQ Pramuka ke-12 kali ini sebanyak 19 kontingen. Meski hujan deras, acara pembukaan MTQ yang sempat molor berlangsung sukses.

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2014/07/11/gubernur-pramuka-harus-aktif-perkuat-syiar-islam

Kamis, 10 Juli 2014

Tiska Raimuna Trenggalek

Terimakasih atas pesanan tiska untuk kegiatan Raimuna Cabang Trenggalek 2014, kami tunggu pesanan selanjutnya

Rabu, 09 Juli 2014

Pramuka STAIN Purwokerto Kantongi Beberapa Kejuaraan dalam PWN XII

Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) ke-XII berlangsung pada tanggal 13-20 Mei 2014 di bumi raflesia (Bengkulu). Agenda Nasional yang diadakan setiap 2 tahun sekali ini, menetapkan IAIN Bengulu sebagai tuan rumah penyelenggara PWN ke-XII tahun 2014.

Selama ± 7 hari, 56 kontingen dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul dan mendirikan tenda di wilayah bumi perkemahan (buper) IAIN Bengkulu yang berlatar danau tadah hujan. Danau tadah hujan ini, sengaja dibuat untuk memenuhi kebutuhan sanitasi peserta kegiatan.

Pada ajang Nasional tersebut, kontingen Pramuka STAIN Purwokerto (Racana Sunan Kalijaga-Cut Nyak Dien STAIN Purwokerto), mengirimkan 16 peserta yang terdiri 8 putra, dan 8 putri. Kontingen Pramuka STAIN Purwokerto berhasil meraih beberapa kejuaran yang dilombakan, di antaranya: juara favorit pentas seni budaya se-Indonesia dan juara III lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) se-Indonesia yang diikuti oleh Ketua Dewan Racana Putri, Kak Siti Nur Zakiyah. Beberapa perlombaan juga tak kalah mendapat prestasi yang membanggakan, di antaranya: lomba Software Tekpram (teknik kepramukaan) mendapat nominator 20 besar, disusul pula dengan lomba Syarhil Qur’an yang menempati peringkat ke-7 dari 56 kontingen.

Selain beberapa ajang perlombaan yang disuguhkan, peserta PWN ke-XII juga diajak untuk bermasyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan nge-homestay di rumah-rumah induk semang kampung Melayu, Bengkulu. Tujuannya adalah agar pramuka mampu mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakan sesuai dengan salah satu fungsi dari tri bina gerakan Pramuka yaitu bina masyarakat.

Acara PWN ke-XII di IAIN Bengkulu ditutup dengan berbagai kesenian khas traditional Bengkulu dan Marching Band yang telah berprestasi di tingkat Nasional.

Sumber : http://stainpurwokerto.ac.id/stain6/?p=611

Minggu, 06 Juli 2014

Kwarnas Bentuk Saka Pariwisata

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka membentuk Satuan Karya (Saka) Pariwisata untuk membantu program pengembangan sektor pariwisata yang dinakhodai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu. 

Pembentukan Majelis Pembina (Mabi) dan Pimpinan (Pin) Saka Pramuka Pariwisata masa bakti 2014-2019 ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama Kemenparekraf dan Kwarnas Gerakan Pramuka tentang peningkatan kemampuan anggota gerakan Pramuka di Bidang Kepariwisataan pada 22 Februari 2012 silam. 

"Kami mengapresiasi dibentuknya Saka Pramuka Pariwisata sebagai wadah pendidikan dan pembinaan di bidang pariwisata bagi anggota Gerakan Pramuka untuk membantu, membina, dan mengembangkan kegiatan pariwisata," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam Pelantikan Mabi dan Pin Saka Pramuka Pariwisata, di Jakarta, Jumat (4/7). 

Pihaknya sangat berharap peran Pramuka terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Pramuka terutama kaum muda memiliki peran penting dalam merealisasikan visi kepariwisataan berkelanjutan. "Siapa lagi yang tidak lebih baik dalam melakukan ini selain Pramuka," katanya. 

Pembentukan Saka Pramuka dilakukan untuk mempersiapkan pelatih/instruktur agar menguasai krida-krida yang ada dalam Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan wajib mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) sebagai materi ajar kepada anggota Pramuka yang berminat dalam Saka Pariwisata. Instruktur tersebut terdiri dari unsur Kwarda/Kwarcab dan Dinas Pariwisata Provinsi. 

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adyaksa Dault mengatakan pemerintah dapat mendayagunakan anggota Gerakan Pramuka untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata. "Betapa pentingnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif karena daya saing yang semakin kompetitif, tidak ada jalan lain untuk menggalakkan pariwisata dan ekonomi kreatif," kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini. 

Ditegaskannya, tujuan Pembentukan Saka Pramuka adalah untuk meningkatkan kepedulian, peran, dan partisipasi generasi muda, khususnya melalui wadah Pramuka yang berperan aktif dalam kegiatan pembangunan di bidang kepariwisataan yang berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip Sapta Pesona yang digaungkan oleh Kemenparekraf. 

Saka Pramuka Pariwisata memiliki tiga krida yaitu Krida Pemandu Wisata, Krida Penyuluh Pariwisata, dan Krida Kuliner Wisata. Kegiatan tersebut meliputi pengelolaan perjalanan wisata/pemanduan wisata dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang merupakan perwujudan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di sekitar destinasi pariwisata. 

 "Hal itu sebagai bagian dari bakti Saka Pariwisata terhadap pembangunan masyarakat bangsa dan negara," katanya. 

Dengan dikukuhkannya Saka Pramuka Pariwisata, Saka Pramuka Kalpataru, dan Saka Pramuka Widya Budaya Bakti maka sudah terbentuk 12 Saka Pramuka yang ada di bawah pembinaan kementerian/lembaga. Saka-Saka itu tersebar di Lampung, Sumsel, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, DIY, Bali, Kalteng, Kaltim, dan NTT. 

Sedangkan kabupaten/kota yang sudah membentuk Saka Pramuka Pariwisata di antaranya Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu, Kota Palembang, Kota Cilegon, Kabupaten Tanggerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Berau, Kabupaten Bintan, Kotamadya Jakarta Barat, Kotamadya Jakarta Utara, Kota Bogor, Kota Cianjur, Kota Subang, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, serta 35 Kabupaten se-Provinsi Jawa Tengah. 

Saka Pariwisata diharapkan menjadi dasar pembentukan Saka Pariwisata di daerah (Kwarda) yang menjadi wadah pengembangan kecakapan khusus bidang pariwisata bagi kalangan Pramuka dan terbangunnya generasi muda Pramuka untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan kepariwisataan. 

- See more at: http://www.asatunews.com/wisata/2014/07/04/pramuka-bantu-gerakan-sadar-wisata#sthash.GsU0QcWM.dpuf

Badge LT 1 MI Al Iklhas Wates Kediri

Terimakasih atas pesanan badge bordir komputer kegiatan Lomba Tingkat 1 MI Al Ikhlas Wates Kab. Kediri.

Kami tunggu pesanan selanjutnya