Buku Pramuka Boyman

Kedai Atribut Pramuka Scout Addict Kediri menyediakan buku materi Pramuka Boyman 1 dan Boyman 2.

Tenda Dome Arei Outdoor

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome Arei Outdoor kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Aneka Produk Logam Cor

Produk atribut perlengkapan Pramuka berkualitas dari Kedai Pramuka ScoutAddict Kediri

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Selasa, 28 Januari 2014

Ketua Kwarnas Azrul Azwar Hadiri Rakercab Pramuka Jombang

Sebagian generasi muda masa kini ditengara mengalami kehilangan karakter kebangsaan. Kehilangan karakter kebangsaan generasi muda tersebut diakibatkan oleh gencarnya serbuan budaya asing di era modernisasi dan globalisasi. Hal ini menyebabkan mereka kurang memiliki kepekaan sosial. Lebih memprihatinkan lagi, mereka juga kurang memiliki kepercayaan terhadap kebudayaan bangsa sendiri. 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Prof. DR.dr. Asrul Aswar saat menghadiri Rakercab   Gerakan Pramuka Jombang  di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang  pada Minggu (26/1/2014) pagi.
Untuk kali pertama Rapat Kerja Gerakan Pramuka Jombang dihadiri Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas). Dalam Rakercab tersebut, Azrul Aswar  menyampaikan  materi  bertajuk Implementasi Gerakan Pramuka Sebagai Kegiatan Ekstra Kurikuler Wajib Sekolah.
”Hilangnya karakter kebangsaan dan proses mundurnya moralitas bisa dihadang dengan mengembangkan kembali Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting dan mendesak jika Gerakan Pramuka dimasukkan sebagai kegiatan ekstra kurikuler wajib di sekolah. Melalui pendidikan kepramukaan, diharapkan generasi muda menemukan kembali karakter kebangsaannya,” ujar Asrul.
 Agar sesuai tujuan yang diharapkan, pendidikan kepramukaan, lanjut Asrul, harus dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. ”Dengan begitu, selain mengembalikan karakter kebangsaan yang semakin hilang, pendidikan kepramukaan juga melatih keterampilan. Keterampilan atau vokasi adalah kemampuan seseorang dalam membuat, menciptakan, dan melakukan sesuatu dengan baik dan cermat terhadap sumber-sumber di lingkungan untuk menjadi barang yang bermanfaat,” jelas Asrul.
Ketua Kwartir Cabang Jombang M. Munif Kusnan SH, MSi saat membuka Rakercab dalam sambutannya, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka,  Asrul Aswar  ”Atas perjuangan beliau, Gerakan Pramuka terevitalisasi lagi melalui UU Nomor 10/2012, ” ujarnya.
Untuk itu pelaksanaan revitaslisasi hingga digugus depan harus lebih ditingkatan. “Lakukan evaluasi program kerja 2013 dan segera rumuskan untuk program kerja 2014  dengan rencana kerja yang realistis”, tandasnya.
Program-program kerja yang disiapkan para pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Jombang harus merespon berbagai tantangan dan kebutuhan revitalisasi gerakan pramuka di Jombang.    Pada rakercab gerakan pramuka Jombang pagi itu juga dilakukan pemberian tanda pramuka Garuda Pramuka  Pandega kepada  Amirul Muslimin.
- See more at: http://www.jombangkab.go.id/index.php/web/entry/ketua-kwarnas-azrul-aswar-hadiri-rakercab-pramuka-di-jombang.html#sthash.kyoKXW5v.dpuf

Minggu, 26 Januari 2014

Pramuka UMP Lantik Anggota Baru

Sabtu, (25/1) Makin besar, Racana Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (RAD UMP) lantik anggota barunya yang mencapai 250 orang. Ya, antusiasme mahasiswa UMP untuk aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pramuka memang tinggi. Tiap tahunnya, jumlah anggota selalu bertambah. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Anjar Nugroho, Sag, MAg menegaskan,Ini artinya kepanduan pramuka UMP makin mendapatkan tempat di hati mahasiswa UMP,” tandasnya.

Senada dengan Anjar, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH mengatakan Pramuka mengamanatkan kepada kita untuk menghidupkan dan menggerakkan semangat perjuangan yang dijiwai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam dan demokratis. Menurutnya, pelantikan ini memantapkan peran RAD UMP untuk mengembangkan potensi pengurus dan anggotanya, menetapkan kiprahnya di tengah masyarakat. “UMP selalu menempatkan keberadaan pergerakan mahasiswa sebagai salah satu asset yang akan turut mempercepat laju perubahan ke arah lebih baik lagi bagi UMP,” katanya.
 
Tidak ketinggalan, Pembina pramuka UMP, Efi Miftah Faridli, SPd, MPd mengucapkan selamat pada Dewan Racana Ahmad Dahlan dan Racana Nyi Ahmad Dahlan Masa Bakti 2014-2015, angkatan ke 27 yang baru saja dilantik. Efi berharap Racana Ahmad Dahlan dan Racana Nyi Ahmad Dahlan dapat menjadi garda terdepan bagi mahasiswa UMP untuk mengembangkan UMP di bidang akademik dan kemahasiswaan. Efi menjelaskan, dari 250 anggota angkatan 27 telah diseleksi 40 orang untuk menjadi pengurus dewan racana AD. Setelah ini, untuk meningkatkan kompetensinya, pengurus dewan terlantik akan mengikuti upgrading di Baturaden.

Sumber : http://ump.ac.id/index.php/berita/ump-news/316-makin-besar-ukm-pramuka-ump-lantik-anggota-baru.html 

Jumat, 24 Januari 2014

Ketua Kwarcab Pramuka Siak Resmikan 26 Gugus Depan Kotogasib

SIAK-  Sebanyak 26 gugus depan se Kecamatan Koto Gasib di resmikan dan sekaligus dilakukan pelantikan Ketua Majelis Pembimbing (Kamabigus) Pramuka kwartir oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Siak Drs Alfedri MSi, Jumat (24/1) diaula SMAN 1 Koto Gasib.

Alfedri menyatakan gugus depan sekolah sejak adanya peresmian sudah ditetapkan dan sekolah telah dapat melaksanakan kegiatan gugus depan yang ada di kecamatan. " Peresmian gugus depan di Kecamatan Koto Gasib yang kedua dilantik, yang pertama dilaksanakan Kecamatan Bunga Raya dan kemudian akan dilanjutkan dikecamatan lainnya,"jelasnya..

Alfedri berharap agar pengurus pramuka di sekolah dapat menanamkan nilai nilai yang positif kepada anak didik sejak dini.Dengan demikian diharapkan generasi muda menjadi generasi yang berkarakter lebih baik dan beraklah mulia sesuai tujuan gerakan pramuka.

Alfedri bertekad akan mengembangkan gerakan pramuka dan akan meninjau kesekolah yang sudah mempunyai plang dan kantor gugus depan di kecamatan Koto Gasib.Dan sesuai kesepakatan setiap hari Kamis menggunakan baju pramuka.

"Kita berharap dengan adanya gerakan pramuka yang baru dilantik akan meningkatkan kekompakan,sehingga gerakan pramuka lebih baik lagi kedepannya,"ungkapnya.

Sumber : http://mediacenter.riau.go.id/berita-2917-ketua-kwarcab-pramuka-siak-resmikan-26-gugus-depan-kotogasib.html

Rabu, 22 Januari 2014

Gedung Pramuka Demak Terancam Ambruk

DEMAK — Gedung Pramuka di Jalan Sultan Fatah terancam ambruk. Kondisi bangunan tua itu sangat membahayakan, sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk beraktivitas.

Staf Kwarcab Pramuka Demak, Mahfud mengatakan, mengantisipasi agar bangunan terpantau, maka eternit atap gedung terpaksa dibongkar.

Puluhan anggota Pramuka dikerahkan untuk menjebol eternit yang juga sudah melengkung dan rusak tersebut.

”Eternit ini perlu kita buka supaya ketahuan jika gedung akan runtuh,” terangnya, kemarin. Dia menambahkan, kuda-kuda kayu penyangga atap sudah ada yang lepas. Atap pun miring dan cukup mengkhawatirkan.

“Sudah dua bulan ini, gedung tidak boleh dipakai kegiatan. Sebab, sudah sangat membahayakan,” katanya. Dia berharap, pemkab setempat segera membangun gedung lama.

Sumber : http://radarsemarang.com/2014/01/22/gedung-pramuka-terancam-ambruk/

Senin, 20 Januari 2014

JK Terkesima Lihat Dua Relawan Pramuka Belia di Manado

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meninjau langsung kondisi pasca-banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara. Dia bersama sejumlah rombongan memilih berkeliling dan melihat secara penyaluran bantuan yang telah dikirimkan melalui PMI maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ada situasi menarik saat pria yang akrab disapa JK ini akan meninjau langsung penyaluran bantuan di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Manado, Senin (20/1). Di tengah perjalanannya menuju Jalan Marta Dinata, Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Tikala, tiba-tiba JK memutuskan berhenti dan keluar dari mobil yang ditumpanginya.

Berdasarkan informasi, JK turun di Kelurahan Perkamil (perkampungan militer), Kecamatan Paaldua. Dengan langkah cepat, JK langsung menemui dua orang gadis belasan tahun berpakaian pramuka yang tengah berjaga.

Salah satunya adalah Paulani dari relawan pramuka peduli Kota Bahari, Manado. Di depan JK, Paulani mengaku telah beberapa hari berada di sana.

"Kami sudah dari tanggal 15 berada di sini," jelas Paulina kepada JK, Senin (20/1).

Merasa penasaran, JK lantas bertanya mengenai keperluan mereka berdiri di pinggir jalan."Apa yang kalian lakukan," tanya JK kepada mereka.

"Kami membantu warga dengan me-list kebutuhan warga," jawab Paulina.

Mendengar jawaban Paulina, JK mengangguk senang. JK nampak bangga atas tindakan yang dilakukan para pramuka belia ini. Setelah mendengar jawaban itu, mantan wakil presiden ini kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan.

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/jk-terkesima-lihat-dua-relawan-pramuka-belia-di-manado.html

Minggu, 19 Januari 2014

Pramuka Binjai Adakan Kegiatan Subuh Keliling

STABAT - Wali Kota Binjai H M  Idaham dan Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Mesjid Taqwa Kelurahan Sumber Karya Kecamatan Binjai Timur, Minggu (19/1/2014).

Dalam kegiatan Suling turut hadir Kakan Kemenag H Al Ahyu, Asisten III (administrasi umum) H. T. Syariffuddin, pengurus cabang Muhammadiyah Sumatera Utara dan Kwarcab Pramuka Cabang Binjai serta Anggota DPRD Arjuli.

Kegiatan Suling ini diadakan pramuka Kwarcab Binjai untuk tahun ke-2 dan merupakan kegiatan rutin. Kota Binjai merupakan pelopor untuk kegiatan Suling di Sumatera.

Idaham menyambut baik kegiatan Suling yang diadakan gerakan Pramuka dan kementerian agama Kota Binjai. Wali Kota mengatakan, Suling merupakan bentuk pendidikan dan pembinaan khususnya bagi generasi muda untuk menangkal dari pengaruh buruk pergaulan bebas, narkoba dan informasi bebas yang berbahaya.

Dengan adanya Suling, kata Wali Kota Binjai, akan dapat melahirkan pemimpin muda yang kuat dan berakhlak sebagai generasi penerus bangsa. 

Sumber :  http://medan.tribunnews.com/2014/01/19/pemko-dan-pramuka-binjai-adakan-suling

Sabtu, 18 Januari 2014

Pembina Pramuka Harus Kreatif Kemas Latihan

Magelang - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Magelang, Jawa Tengah, mendorong kalangan pembina untuk kreatif mengemas pola latihan agar menarik minat anak-anak di daerah itu dalam mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan secara sukarela.

"Kegiatan kepramukaan dikemas, agar anak-anak tidak terpaksa mengikuti latihan pramuka, hanya karena dianggap wajib. Akan tetapi, mereka dengan sukarela untuk kegiatan kepramukaan," kata Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Magelang Waluyo di Magelang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu saat Temu Pembina Pramuka bertema "Menjadi Pembina Ideal di Abad 21" , sebagai rangkaian kegiatan HUT ke-43 SDK Santa Maria Kota Magelang. Narasumber lainnya dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Magelang Mursidi dan diikuti puluhan pembina pramuka berbagai sekolah dasar di daerah itu, adalah pegiat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Zainul Arifin.

Waluyo mengemukakan tentang kecenderungan anak-anak saat ini yang lebih senang bermain dengan komputer jinjing, telepon seluler, dan dunia maya, ketimbang mengikuti latihan pramuka.

"Ini bukan beban untuk para kakak pembina, akan tetapi menjadi tantangan agar bisa membuat format dan modul latihan yang menarik, agar anak-anak senang ikut kepramukaan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa kecenderungan makin kuat berbagai bentuk "out bond" yang ditangani secara menarik oleh kalangan penyelenggara kegiatan dengan biaya yang tidak murah.

"Sekarang ini kegiatan 'workshop' dan diklat (pendidikan dan latihan) saja, diawali dengan 'out bond' dengan biaya tidak murah. Basis 'out bond' itu adalah kepramukaan. Kalau dicermati, semua bentuk permainan dalam 'out bond' ada di pramuka. Sebenarnya pramuka lebih dulu melakukan kegiatan-kegiatan itu, tetapi mereka (event organizer, red.) pinter melihat peluang itu, untuk bisa dimanfaatkan," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan tentang kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan pendidikan budi pekerti untuk membangun karakter anak didik.

Pendidikan karater, katanya, sejak dahulu juga sudah menjadi basis berbagai bentukkegiatan kepramukaan.

"Dalam pendidikan karakter itu, bukan dengan omongan, tetapi dengan memberikan contoh atau keteladanan kepada anak-anak. Itu yang sulit," katanya.

Zainul yang juga jajaran pimpinan Kelompok Kerja Saka Bakti Husada Kwarnas Gerakan Pramuka itu, mengemukakan pentingnya para pembina pramuka memahami pedoman dasar kepramukaan agar bisa mengelola latihan untuk anak-anak secara menarik.

Pembina pramuka, katanya, harus kreatif, aktif, dan mampu menganalisa berbagai kebutuhan anak didik.

Ia mengatakan kalangan pembina dituntut kemampuan mengembangkan metode latihan kepramukaan.

"Karena pramuka itu pilihan. Kalau tidak jeli menjadikan kegiatan yang menarik, menantang, dan menyenangkan, siap tidak dipilih anak-anak," katanya.

Sumber : http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=90448#.UtqEGPv-LIU

Jumat, 17 Januari 2014

DISPOTMAR GELAR PELATIHAN SELAM DASAR BAGI PRAMUKA SAKA BAHARI

Satuan Koordinator Asosiasi Pelatihan Layar dan Asosiasi Penyelam Profesional (Satkoor APLI dan APPI) Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Dispotmar) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), menggelar pelatihan selam dasar kepada anggota Pramuka Saka Bahari. Pelatihan yang diikuti oleh delapan anggota Pramuka Saka Bahari ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan potensi maritim (Binpotmar), yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta bahari melalui pengenalan olahraga perairan khususnya olahraga selam kepada generasi muda.
Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 6 s.d. 10 Januari 2014 ini, meliputi pelatihan teori selam dasar, pengenalan peralatan selam, uji coba renang dan fin sweeming, serta dasar-dasar penyelaman dengan kedalaman lima meter yang dilaksanakan di Kolam Renang Jalatirta Mabesal Cilangkap.
Setelah peserta mahir di kolam renang, dilanjutkan dengan praktek renang atau fin sweeming dan menyelam di laut sampai dengan kedalaman sepuluh meter, yang dilaksanakan di perairan Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Kegiatan pelatihan selam dasar ditutup dengan melalui suatu prosesi pembrevetan kepada para peserta. Prosesi ini diawali dengan melaksanakan renang atau fin sweeming di laut sejauh satu mil dari pantai, diteruskan menyelam pada kedalaman sepuluh meter, dan pada kedalaman sepuluh meter tersebut Kepala Seksi Selam APLI & APPI Dispotmar Letkol Laut (PM) Drs. Lutfi Adin Affandi yang juga selaku Ketua Tim Pelatih menyematkan brevet kepada para peserta. 
Menurut Letkol Laut (PM) Drs. Lutfi Adin Affandi, diharapkan kegiatan pelatihan selam dasar ini dapat memberikan manfaat kepada para anggota Pramuka Saka Bahari, sehinga ke depan mampu menumbuhkan rasa cinta bahari, sekaligus kemampuannya dapat diberdayakan guna mendukung kepentingan pertahanan di laut.
 Sumber : http://www.tnial.mil.id/tabid/79/articleType/ArticleView/articleId/17625/Default.aspx

Rabu, 15 Januari 2014

Seleksi Dewan Kerja Nasional

Persyaratan Peserta Rekrutmen Dewan Kerja Nasional
Masa Bakti 2013 - 2018

Tahap I
Peserta wajib mengirimkan :
a. Curriculum vitae
b. Surat kesediaan mengikuti rekrutmen DKN
c. Pas photo dengan seragam Pramuka
    ke alamat email   : nasional@dkpramuka.org
    subject                : ( nama peserta, Kwartir Daerah )
    batas akhir pengiriman paling lambat tanggal 28 Januari 2014

Tahap II
Berikut ini adalah persyaratan yang wajib dibawa pada saat registrasi ulang tanggal 5 Februari 2014 antara lain:
1. Persyaratan
    a. Umum
        1) Aktif di Gugusdepan
        2) Memiliki syarat kecakapan umum minimal Pramuka Penegak Bantara
        3) Berusia 16 s.d 25 tahun
        4) Mempunyai semangat dan berdisiplin tinggi
        5) Sehat jasmani dibuktikan surat keterangan sehat jasmani dari dokter
        6) Sehat rohani

    b. Khusus
       1) Menyerahkan fotocopy KTA (2 lembar)
       2) Membawa surat mandat dari Kwartir Daerah
       3) Surat keterangan keaktifan di gugusdepan
       4) Testimoni tentang calon peserta seleksi dari Pembina Gugusdepan
       5) Surat ijin orang tua/wali
       6) Surat pernyataan diri mengikuti seleksi
       7) Curriculum Vitae
       8) Fotocopy SKU ( 2 rangkap )
       9) Pas foto berseragam Pramuka lengkap  4x6 = 2 lembar
       10) Melampirkan fotocopy sertifikat dan piagam kegiatan Daerah dan Nasional yang pernah diikuti
       11) Diutamakan pernah menjadi anggota Dewan Kerja minimal di tingkat Cabang

Sumber : http://dkdjawatimur.blogspot.com/

Selasa, 14 Januari 2014

Siswa Lebih Kenal Pejabat Timor Leste, Guru Dilatih Pramuka

KEFAMENANU - Banyak siswa sekolah dasar di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, yang berbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste, disebut lebih mengenal para pejabat Timor Leste daripada Indonesia.

Siaran media elektronik yang lebih banyak datang dari negara tetangga, menjadi penyebab. Maka, para guru pun dilatih kepramukaan untuk memperluas wawasan untuk diturunkan ke siswa.

“Alasan utama kami memberikan kursus pramuka kepada 42 orang guru dari 39 SD di perbatasan karena kami melihat perkembangan saat ini anak-anak sekolah di daerah perbatasan kurang memiliki wawasan," kata Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Krispinus Boro, Senin (13/1/2014).

Salah satu contoh konkret yang Krispinus temui adalah fakta anak-anak itu lebih tahu jajaran pejabat Timor Leste daripada Indonesia itu. Pelatihan pramuka ini dilakukan di Aula gedung Pramuka Kwarcab TTU, Senin.

“Ini menjadi persoalan karena mereka melihat dari media elektronik, yang di perbatasan lebih banyak mereka terima dari Timor Leste sehingga pejabat Timor Leste lebih mereka kenal," tutur Krispinus.

“Jadi dengan pramuka ini, lebih ditonjolkan pola pendekatan yang sangat bagus, kami memberikan kursus kepada guru untuk kemudian ditransformasikan kepada murid-murid,” kata Krispinus. Menurut dia, sudah lama direncanakan ada program pemberdayaan bagi para guru yang juga adalah pembina pramuka di sekolahnya ini.

"Kami berikan kepada mereka bekal-bekal pengetahuan, agar ketika mereka memiliki pengetahuan kepramukaan bisa diturunkan ke sekolah masing-masing," papar Krispinus. Pelatihan juga memberikan motivasi dan dorongan membangun jiwa kerelaan, pengorbanan, dan pengabdian.

Pantauan Kompas.com, kegiatan yang berlangsung 13 sampai 18 Januari 2014 dibuka oleh Asisten 2 Setda TTU Agustinus Kasenube. Hadir dalam pembukaan, para pengurus pramuka tingkat provinsi NTT dan pengurus kwartir cabang TTU. 

Sumber : http://regional.kompas.com/read/2014/01/14/0810493/Siswa.Lebih.Kenal.Pejabat.Timor.Leste.Guru.Dilatih.Pramuka

Senin, 13 Januari 2014

Sepatu Gunung / Sepatu Outdoor / Sepatu Tactical

Sepatu gunung, sepatu outdoor Co-Trek, Consina, Air Protec, SNTA, Arei, Eiger, Outdoor Pro, dll 
Info pemesanan Toko Pramuka ScoutAddict Kediri WA. 081222165002

 

Sepatu Gunung Dinero
Merk : Wigote




Sepatu Panther
Merk : Willow





Sepatu Gunung Lynk
Merk : Outdoor Pro





Sepatu Gunung Lynk
Merk : Outdoor Pro








Kedai pramuka ScoutAddict Kediri juga melayani persewaan outdoor untuk kemah dan pendakian, antara lain : tenda dome, sleepingbag, matras, tas carrier, dll

Bagi kakak-kakak yang mencari profider outbound?
toko pramuka ScoutAddict juga melayani outbounf provider, untuk outbound sekolah, outbound pramuka, outbound dinas, dll

Area Kediri, Pare, Nganjuk bisa datang langsung ke toko kami, buka setiap hari. Kami juga hadir di market place
Tokopedia : https://www.tokopedia.com/scoutaddict 
Bukalapak : https://www.bukalapak.com/u/scoutaddict?from=dropdown


eiger, consina, outdoor pro, ventela, air protec, arei outdoor


Minggu, 12 Januari 2014

Pesta Siaga Kwarran Kaligonda Purbalingga

PURBALINGGA - Sebanyak 800 siswa anggota pramuka dari 47 SD/MI se-Kecamatan Kaligondang mengikuti Pesta Siaga, Sabtu (11/1). Kegiatan yang dibuka Camat Harsono itu dipusatkan di lapangan Kecamatan Kaligondang.

Ketua Panitia Suripto menuturkan, Pesta Siaga merupakan wahana strategis dalam membina pramuka siaga yang dilaksanakan melalui kegiatan penuh keceriaan dan kegembiraan. Tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai pendidikan.

''Di samping itu Pesta Siaga diharapkan mampu menggambarkan keberhasilan kependidikan kepramukaan di setiap gugus depan, sebagai upaya memotivasi para pembina maupun anggota pramuka itu sendiri,'' katanya.

Dia menambahkan, tujuan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memupuk cinta Tanah Air, meningkatkan SDM pramuka siaga yang berkarakter, serta keterampilan dan pengetahuan kepramukaan.

''Ada sembilan warung keterampilan yang harus diikuti semua peserta, yakni baris berbaris, parade puisi, tali temali, kompas, agama, ketangkasan, bumbung sosial, pengetahuan umum, seni budaya,'' katanya.

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/01/12/249118

Jumat, 10 Januari 2014

Badge Baden Powell

Bagi kakak-kakak yang mencari badge Baden Powel, kini Kedai Atribut Pramuka ScoutAddict Sudah menyediakan bedge ter sebut. Badge di buat dengan full bordir komputer dengan diameter 6,5 cm

Kamis, 09 Januari 2014

Jokowi Resmi Pimpin Mabida Pramuka DKI

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, telah resmi menjabat sebagai Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabida) Pramuka DKI Jakarta. Jokowi dilantik oleh Ketua Kwartir Nasional, Azrul Azwar pada 21 Desember lalu menggantikan jabatan Fauzi Bowo yang telah berakhir.

“Pak Jokowi sudah dilantik pada 21 Desember kemarin. Yang belum dilantik adalah anggotanya,” kata Sylviana Murni, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta terpilih periode 2013-2018, saat dihubungi beritajakarta.com, Rabu (8/1).

Sedangkan untuk pengurus Mabida DKI Jakarta yang akan dilantik berikutnya sebanyak 27 orang yang terdiri dari, Panglima Komando TNI wilayah teritorial Jakarta, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi Jakarta dan para Kepala Dinas yang ditunjuk.

Selain itu, Ketua Kwartir Nasional juga akan melantik Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta, Sylviana Murni yang juga menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta. Rencananya, pelantikan Mabida dan Kwarda akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2014 bertempat di Lapangan Utama, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, dengan dihadiri sekitar 28.000 anggota Pramuka seluruh DKI Jakarta. Pelantikan ini juga akan dimeriahkan oleh atraksi ketrampilan Pramuka dari 6 wilayah di DKI Jakarta. 

Bloger : http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=57810

Selasa, 07 Januari 2014

Kwarnas Gerakan Pramuka akan Bentuk Tim Investigasi Dasadharma Palsu

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka terpilih, Adhyaksa Dault memastikan bahwa isi Dasadharma yang tercantum dalam buku saku Gerakan Pramuka dengan sampul berwarna-warni adalah palsu. Buku saku tersebut marak beredar belakangan ini. 

"Itu tidak benar, standar buku Pramuka itu harus mengikuti standar yang dikeluarkan Kwarnas Gerakan Pramuka," katanya saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 6/1).

Menurut Adhyaksa, motif pembuatan buku saku tersebut harus segera ditelusuri. 

"Kita akan bikin tim investigasi dari Kwartir Nasional untuk menelusuri itu, maksud dan tujuan orang itu bikin buku," terang mantan menteri Olahraga dan Pemuda tersebut.

Bahkan, lanjut dia, bukan tidak mungkin persoalan itu dibawa ke ranah hukum atas dugaan memalsukan sepuluh kode moral anggota Gerakan Pramuka. Yang disesalkannya, masalah itu muncul saat dirinya baru terpilih sebagai ketua Kwartir Nasional dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 6 Desember 2013 lalu.

"Saya merasa sangat terganggu. Baru mau mulai saja sudah diganggu seperti ini," ungkapnya.

"Tapi yang jelas motifnya mau merusak citra Pramuka dengan cara seperti itu," demikian Adhyaksa.

Sumber: http://m.rmol.co/news.php?id=139001 

 Berita Sebelumnya:

Buku saku yang memuat Dasadharma palsu atau yang tidak sesuai dengan aslinya. Buku saku ini ditemukan di sebuah toko buku di pusat perbelanjaan di kawasan Buaran, Jakarta Timur. Laporan tentang Dasadharma palsu ini juga diterima dari kota lain seperti Semarang dan Medan

Sumber : http://m.rmol.co/news.php?id=138888

Anda yang aktif atau pernah aktif di Gerakan Pramuka pasti mengenal dengan baik Dasadharma atau sepuluh kode moral anggota Gerakan Pramuka.

Sepuluh kode moral itu bukan hal langka yang sulit ditemukan. Sebaliknya, ia dengan mudah dapat ditemukan di buku saku Gerakan Pramuka yang dijual bebas di toko buku-toko buku di tanah air.

Buku saku Gerakan Pramuka dapat dikenali dari lambang Gerakan Pramuka berupa bayangan tunas kelapa di sampul depan. Biasanya lagi, sampul buku saku Gerakan Pramuka itu berwarna cokelat tua atau hitam.

Namun belakangan ini di sejumlah kota di Indonesia beredar buku saku Gerakan Pramuka dengan sampul berwarna warni. Di dalam buku saku ini juga dicantumkan Dasadharma.

Masalahnya, Dasadharma di buku saku warna-warni itu berbeda dengan Dasadharma Gerakan Pramuka yang resmi. Atau dengan kata lain, Dasadharma yang dicantumkan dalam buku saku warna-warni itu palsu.

Dasadharma yang asli berbunyi sebagai berikut:

1. Takwa terhadap Tuhan yang maha esa
2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Sementara Dasadharma palsu itu berbunyi:

1. Kami, Pramuka Indonesia, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Kami, Pramuka Indonesia, berjiwa Pancasila dan PAtriot Indonesia yang setia
3. Kami, Pramuka Indonesia, giat melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat
4. Kami, Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia
5. Kami, Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila
6. Kami, Pramuka Indonesia, dapat dipercaya, bersusila dan berbudi luhur
7. Kami, Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja
8. Kami, Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran
10. Kami, Pramuka Indonesia, berwatak kesatria dan bertindak dengan disiplin.

Sejauh ini belum diperoleh informasi apakah pihak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengetahui pemalsuan ini. Juga belum diketahui siapa yang menerbitkan Dasadharma palsu tersebut.

Sumber: http://m.rmol.co/news.php?id=138887

Senin, 06 Januari 2014

Guru dan Pelajar Aceh Wajib Pakai Seragam Pramuka

Banda Aceh – Guru dan pelajar  di Aceh wajib menggunakan seragam pramuka terkait dijadikannya  Gerakkan pramuka sebagai  ekstrakurikuler wajib disekolah-sekolah mulai kurikulum tahun 2013.

“Setiap hari Jumat dan Sabtu  guru dan pelajar di Aceh diwajibkan  memakai pakaian pramuka lengkap ke sekolah. karena selama ini, belum semua guru dan pelajar  memakai baju pramuka,” demikian usulan komisi A DPR Aceh di Banda Aceh, Minggu.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua  Tim Perumus, Munawar SH. Ia menjelaskan bahwa permintaan itu, merupakan salah satu poin usulan Komisi A pada Rapat Kerja (Raker) Pramuka Kwarda Aceh yang berlangsung di Asrama Haji.

“Pelajar sudah memakai pakaian pramuka, tapi guru pada hari Jumat dan Sabtu banyak yang belum memakainya bahkan ada guru yang tidak memiliki baju pramuka,” kata  salah seorang anggota komisi A itu.

Selain itu, Komisi A juga meminta agar kwartir kecamatan (kwaran) dapat diaktifkan kembali dengan dilengkapi dewan kerja ranting (DKR). Komisi A juga meminta kepada Kwarda Aceh agar mengaktifkan kembali bantuan rutin kepada kwarcab sebesar Rp 50 juta pertahun serta memfunsikan kembali korwil sebagai perpanjangan tangan Kwarda di daerah.

Sementara Komisi B meminta Kwarda Aceh akan memaksimalkan keberadaan Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (Pusdiklatda) Aceh dengan member i  insentif kepada pengurus harian, biaya penunjang lainnyam sarana dan prasana yang memadai serta berbagai kursus yang dibutuhkan dalam pengembangan pramuka Aceh ke depan sebagaimana di amanahkan UU Khusus tentang kepramukaan.

Untuk menambah wawasan kepramukaan dunia, Komisi B juga meminta Kwarda Aceh dapat mengirim kontigen ke-31 Asia Pasifik Regional Scout Jambore New Zealand yang dilaksanakan pada tahun 2014 ini. Dalam tahun ini juga disarankan agar pramuka menggalakkan kerja bakti ke pesantren-pesantren yang ada di Aceh.

“Kami mengharapkan program yang cukup banyak dilahirkan dua komisi di raker ini bisa diwujudkan, sehingga keberadaan pramuka di Aceh terus mengakar dan bermakna, “ kata tim perumus.

Sumber : http://www.antaraaceh.com/2014/01/guru-dan-pelajar-wajib-pakai-seragam-pramuka.html

Sabtu, 04 Januari 2014

Guru Di Pelalawan Ikuti Orientasi Pramuka

PELALAWAN-Guna mensukseskan kurikulum 2013, sebanyak 50 majlis guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Pangkalan Kerinci mengikuti Orientasi Gerakan Pramuka. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh, Kamis (2/1/2014) ini diharapkan menjadi bekal bagi majlis guru dalam melaksanakan ekstra kurikuler (ekskul) wajib pada kurikulum 2013 yang berdampak positif bagi peserta didik.

Kepala SDN 007 Hj Samsidar,M.Pd disela Orientasi Gerakan Pramuka di sekolahnya yang berlokasi di Jalan Putri Bilang Bungsu (Jalan Akasia-red) Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan pertama kalinya yang dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan sejak diwajibkannya Pramuka dalam kurikulum 2013 mengacu Undang-undang Nomor 81 A tahun 2013.

"Alhamdulillah pelatihan gerakan Pramuka untuk tingkat sekolah SD, ya sekolah kitalah yang pertama sekali melaksanakannnya. Tak hanya ditingkat Kabupaten Pelalawan, tapi juga di Provinsi Riau. Kegiatan ini tentunya bertujuan agar para guru kami nantinya tidak canggung lagi dalam menerapkan kegiatan kepramukaan terhadap peserta didik nantinya seiring penerapan kurikulum 2013," ungkapnya.
 
Menurut Samsidar, sebagai salah satu sekolah pilot projek penerapan kurikulum 2013 bersama tujuh sekalah SD dan MI lainnya di Kabupaten Pelalawan, pelatihan gerakan pramuka ini sangat penting. Karena lanjut dia, kurikulum baru ini menuntut lebih kepada perubahan sikap anak didik, baik sikap spiritual maupun sosial.

"Ada tiga poin penting penekanan pada kurikulum 2013, yakni sikap, keterampilan dan pengetahuan. Ketiga poin itu tercakup dan seiring pula dengan pedoman kepramukaan. Jadi sangat tepatlah, jika sebelumnya para guru harus memahami dan menguasai gerakan pramuka ini yang selanjutnya akan ditularkan kepada anak didik," paparnya.

Apalagi imbuh dia, selaku Ketua Gudep 04 147 148, SDN 007 yang telah ditunjuk menjadi percontohan penerapan kurikulum 2013 ini berupaya menjadikan gerakan pramuka sebagai salah satu basis dalam membina anak didik. Apalagi Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. 

"Dari sisi organisasinya juga sudah tidak diragukan lagi ada dasar undang-undangnya, sehingga memang patut disukseskan menjadi ekstra yang wajib bagi anak-anak kami," ujarnya.

Ditambahkannya, dalam kegiatan yang menggunakan anggaran BOS itu menghadirkan instruktur yang merupakan Pembina Pramuka Kabupaten Pelalawan yakni Kakak H Azwar Zainal,S.Ag, Kakak Triono,S.Pd, Oki Aminaha,M.Pd dan Masril,S.Ag. 

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ikut pula hadir Kadisdik Pelalawan MD Rizal,M.Pd sekaligus memberikan motivasi kepada peserta orientasi Gerakan Pramuka di SDN 007 Pangkalan Kerinci.

Sumber : http://m.halloriau.com/read-42152-2014-01-03-lima-puluh-guru-ikuti-orientasi-gerakan-pramuka--.html

Kamis, 02 Januari 2014

Kwarcab Deliserdang Bantu Korban Erupsi Gunung Sinabung

Lubukpakam, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Deliserdang menyerahkan bantuan kepada pengungsi korban Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Demikian dikatakan Ketua Kwartir Cabang Deliserdang, H MA Yusuf Siregar kepada wartawan, Kamis (26/12) di Lubukpakam.
Yusuf Siregar didampingi Sekertaris Kwarcab DS, Yakob Mataranto mengatakan, Kwarcab Deliserdang melalui program Pramuka Peduli, telah memberikan bantuan kepada korban Bencana Alam Erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.

Pihaknya melakukan program tabung amal dengan menghimpun potensi sosial yang ada di dalam Gerakan Pramuka, dan setiap anggota pramuka di pangkalan Gugus depannya masing masing menghimpun bantuan tersebut dimulai dari seratus rupiah, atau slembar pakaian layak pakai, atau barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat yang menjadi korban, dikumpulkan oleh adik-adik anggota pramuka.

Kemudian hasilnya disetiap pangkalan Gugusdepan tersebut dihimpun kembali di Taman Pramuka di Cadika Lubukpakam. Dari kekuatan kecil tersebut bila disatukan akan menjadi bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga ketika saatnya kita memberikan bantuan ke Posko pengungsian, yang bekerjasama dengan anggota Gerakan Pramuka di Kwartir Cabang Karo.

Syahdani, Relawan Bencana alam erupsi Gunung Sinabung pada kesempatan itu juga mengungkapkan rasa sukur dan terimakasih, yang telah menunjukkan kepedulianya dengan memberikan sejumlah bantuan. Karena bantuan  tersbut memang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Karo yang mengungsi di Posko pengungsian, akibat bencana alam erupsi Gunung Sinabung.

Pada pengungsi yang sebagian besar merupakan petani itu  mengharapkan musibah erupsi Gunung Sinabung dapat secepatnya berakhir agar mereka dapat kembali ke kampung halamannya.

Sumber : http://www.analisadaily.com/mobile/pages/news/74261/kwarcab-deliserdang-bantu-korban-erupsi-gunung-sinabung

Rabu, 01 Januari 2014

Dicurangi dalam Kegiatan Pramuka, Anak Ini Lapor ke Ombudsman

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena menindaklanjuti aduan terhadap pelanggaran pelayanan publik.

Salah satu yang menyampaikan apresiasinya adalah seorang siswa SMA yang menyebut dirinya sebagai "Anak Unyu". Dalam surat yang dikirimnya langsung ke kantor ORI di Jalan HARI Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Ruri Putri K membubuhkan tanda tangannya yang di atasnya tertulis "Anak Unyu".

"Anak Unyu itu apa sih? Anak lucu ya?" tanya Anggota Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan Budi Santoso usai paparan medianya di Kantor Ombudsman, Selasa (31/12/2013).

Budi menunjukkan surat yang dikirim Ruri pada 10 Juli 2013 lalu. Dalam suratnya, Ruri menyampaikan terima kasih atas bantuan Ombudsman perwakilan Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Saya sebagai pelapor kasus piagam palsu di Klaten, merasa senang, puas dan terharuatas kinerja Ombdusman yang cepat dan tepat dalam menangani kasus," tulis Ruri dalam suratnya.

Respon ORI atas laporannya, kata Ruri, secara tidak langsung telah membuat dia menerima ucapan selamat atas pencapaiannya. "Thank you, Ombdusman. Saya berjanji akan mengajak teman-teman saya untuk peka dan kritis terhadap lingkungan," tutup surat singkat Ruri.

Budi mengatakan, Ruri sebelumnya mengadu ke Ombudsman perwakilan Jateng - DIY karena beberapa temannya mengajukan piagam palsu dalam seleksi kenaikan tingkat organisasi Pramuka.

Karena tergusur oleh peserta pemilik piagam palsu, ujar Budi, Ruri berada di peringkat bawah dalam seleksi tersebut. Akibatnya, Ruri tidak mendapat promosi kenaikan tingkat. "Begitu ditangani Ombudsman, ternyata ada delapan orang yang gugur karena menggunakan piagam palsu. Akhirnya, Si Anak Unyu ini jadi naik," kata Budi. 

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013/12/31/2202342/Dicurangi.dalam.Kegiatan.Pramuka.Anak.Ini.Lapor.ke.Ombudsman

Selasa, 31 Desember 2013

Perkemahan Pramuka Menyambut Tahun Baru

Padang  - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Muslim kasim menyebutkan, bahwa perkemahan adalah suatu kegiatan positif yang dapat dilakukan menyambut Tahun Baru.

"Perkemahan ini dapat menjadi alternatif lain melewati Tahun Baru, dari pada melakukan kegiatan yang tidak jelas," kata Wagub Muslim Kasim, usai melakukan pembukaan Perkemahan Tingkat Bhayangkara (Pertikara), yang digelar di Institut Nasional Siafei (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Senin.

Terlebih, tambahnya, kegiatan-kegiatan yang tidak jelas tersebut, sarat dengan hal-hal yang negatif.

"Anak muda adalah sangat rentan dengan hal yang negatif, terlebih jika telah bekumpul-kumpul bersama dan bebas dari pengawasan," katanya.

Sedangkan perkemahan, katanya, dapat dijadikan sebagai pengikat hubungan baik, dan menjalin silaturahmi antarsesama.

"Di perkemahan dapat ditemukan teman baru, cerita baru, pengetahuan yang baru, dan pengalaman yang baru," katanya.

Muslim menyebutkan, perkemahan juga dapat memberikan pelajaran bagaimana hidup, dengan cara berdampingan langsung dengan alam.

Wagub yang merupakan Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Sumatera Barat itu juga mengatakan sangat mendukung acara tersebut.

Hal tersebut karena mengingat besarnya fungsi kegiatan yang diselenggarakan, sesuai dengan Saka Bhayangkara.

"Selama perkemahan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan. Salah satunya adalah mendalami pengetahuan yang berhubungan dengan Kepolisian, itu sangat bagus," katanya.

Para peserta kemah, tambahnya, juga mendapatkan bekal pengetahuan tentang tertib lalu lintas, penegakan hukum dan lainnya, selain kegiatan rutin kepramukaan.

Ia mengharapkan, agar peserta yang mengikuti perkemahan dapat menjalankan kegiatan, perkegiatan dengan baik hingga akhir.

"Jalani kegiatan ini sebaik mungkin. Karena belum tentu yang lainnya mendapatkan kesempatan seperti ini," tambahnya.

Pada bagian lain, Pertikara dilaksanakan selama tiga hari beruturut-turut, yakni 30 Desember hingga 1 Januari 2014.

Perkemahan yang menjadikan Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman sebagai tuan rumah itu, diikuti oleh seluruh Saka Bhayangkara yang terdapat di Sumatera Barat, tingkat Penegak dan Pandega.

Selain Wagub, dalam kesempatan itu juga hadir Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Kamabicab) Padang Pariaman Ali Mukhni, dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Pariaman AKBP Tofik Ismail.

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/411760/sambut-tahun-baru-perkemahan-pramuka-digelar

Senin, 30 Desember 2013

Re Stock Gantungan ID Scouts

Setelah lama kosong, Kedai Pramuka ScoutAddict menghadirkan kembali Gantungan ID dengan bertuliskan Scouts Creating a Better World. Gantungan ID dengan di tambar stopper jadi terlihat keren.

Info harga silahkan lihat disini http://scoutaddictindo.blogspot.com/2011/01/souvenir.html

Minggu, 29 Desember 2013

Refleksi Setahun Gerakan Pramuka Kota Bontang

BONTANG - Seluruh pengurus dan anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bontang sepakat dengan penuh semangat melakukan inovasi dan meningkatkan kreativitas guna memajukan Gerakan Pramuka. Selain pemerintah, dukungan pihak ketiga pun menjadi hal penting.

Hal tersebut terungkap pada refleksi satu tahun Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bontang dirangkai dengan persiapan pembentukan Pramuka Peduli, Rabu (25/12) lalu.

Acara yang digelar di Pulau Derawan, Kabupaten Berau ini, dihadiri Wali Kota Bontang Adi Darma, Ketua GOW Bontang Hj Najirah Adi Darma, Ketua Kwarda Kaltim Hatta Zainal, Ketua Kwarcab Bontang H Asmudin Hamzah dan beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Adi Darma yang juga ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bontang menyambut baik kegiatan ini.
Terutama dalam rencana persiapan pembentukan Pramuka Peduli yang akan bermanfaat bagi masyarakat saat terjadi bencana industri.

"Saya memberikan apresiasi atas rencana pembentukan Gerakan Pramuka peduli ini, semoga ke depan melalui gerakan ini bisa bekerja sama dengan instansi terkait untuk bersama-sama dan bahu membahu menanggulangi apabila terjadi bencana di Kota Bontang," ungkap Adi Darma.

Lebih lanjut Adi Darma meminta seluruh perusahaan di wilayah Kota Bontang agar bersama-sama Pemerintah memberikan dukungan kepada gerakan Pramuka di Bontang agar jauh lebih maju dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Bontang.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Bontang Asmudin Hamzah mengatakan, refleksi setahun Kwarcab Pramuka Kota Bontang ini dilakukan guna mengevaluasi apa-apa saja yang telah dilakukan Gerakan Pramuka selama 2013. Di mana Pramuka juga merupakan salah satu mitra pemerintah dalam mewujudkan 6 program prioritas Pemkot Bontang.

"Saya berharap supaya ke depan Pramuka Kota Bontang bisa jauh lebih maju dan keberadaannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Taman. Selanjutnya saya juga meminta melalui kegiatan yang diselenggarakan di Pulau Derawan ini agar tetap memerhatikan hal-hal apa saja yang dapat kita ambil dan nantinya kita terapkan di Kota Bontang. Khususnya di sektor wisata, perikanan dan kelautan," terang Asmudin, yang juga sekkot Bontang ini.

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/48320/perusahaan-harus-dukung-pramuka.html

Sabtu, 28 Desember 2013

Baju Nuansa Pramuka Logo Pusdiklat Pramuka

Kedai Atribut Perlengapan Pramuka ScoutAddict menghadirkan baju hem dengan logo bordir pusdiklat Pramuka. Kali ini dengan warna yang baru yaitu Ungu kombinasi biru, kain berbahan drill.

Info harga serta produk yang lain lihat disini  http://scoutaddictindo.blogspot.com/2012/05/baju.html

Rabu, 25 Desember 2013

Ring Tunas dan Ring Wosm Koleksi Terbaru

Kedai Perlengkapan Pramuka ScoutAddict menhadirkan lagi koleksi terbaru, yaitu ring Tunas serta ring Wosm dengan bahan kuningan dengan kalep imitasi. Ring ini mudah di pasang dan dilepas waktu di pakai di hasduk, karena di belakang terdapat kancing(cetekan) yang mudah di lepas ataupun di kunci.

Cocok dipakai untuk Pembina, Andalan, Pelatih maupun Mabi, selain itu masih bisa di gunakan kakak-kakak Penegak Pandega. Semoga kakak-kakak Pramuka Indonesia Berkenan.

Pemesanan 0812 1774 6083

Selasa, 24 Desember 2013

Jambore Daerah Pramuka Sumatera Barat 2013

Padang, Adhyaksa Dault mem­buka Jambore Daerah IX Kwar­­tir Daerah 03 Gerakan Pra­mu­ka Sumbar tahun 2013 kemarin (23/12). Mantan Menpora itu melansir tahun 2014, Pramuka resmi masuk kuri­kulum sekolah.

Gerakan Pramuka merupakan gerakan yang membentuk watak, karakter dan kepribadian nasional generasi muda.  Gerakan pramuka menjadi wahana untuk mewujudkan watak bangsa  yang berkrepribadian, berwatak dan memiliki jiwa bela negara. “Gerakan pramuka me­ru­pa­kan sistem pendidikan nonformal yang membantu dan melengkapi pendi­dikan nonformal. Gerakan Pramuka merupakan kegiatan eks­tra­kurikuler di luar sekolah tempat me­nempa  keterampilan dan pe­nge­tahuan, memupuk jiwa disiplin dan mem­bina semangat kebersamaan,” ujar Ketua Kwartir Nasional Ge­ra­kan Pramuka Adhyaksa Dault ke­pa­da wartawan kemarin.

Ia mengatakan, sejak dicanang­kannya  revitalisasi  gerakan pra­muka oleh Presiden, telah banyak hasil dan kemajuan yang diperoleh pada pe­ningkatan kualitas gerakan pramuka. Gerakan Pramuka telah diminati  generasi muda bangsa. Kegiatan jambore hendaknya dija­di­kan sarana belajar, berkarya dan membangun semangat   persatuan sebagai sesama bangsa . Manfaatkan jambore daerah untuk menjalin persahabatan dan kebersamaan.

“Ikuti kegiatan jambore ini se­car­a keseluruhan dan serap pe­ngalaman, pengetahuan dan keterampilannya sel­uas-luasnya. Pererat  per­sa­ha­batan dan ke­ak­ra­ban­nya,” ­ujarnya.

Dia juga meminta agar remaja  Indonesia mena­nam­kan  kebang­gaan, se­ba­gai anak bangsa. “Jadilah remaja yang kreatif, aktif dan enerjik. Jauhi kegiatan yang tidak bermanfaat dan me­rusak masa depan,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim mengatakan, jambore diisi dengan kegiatan menarik, menye­nangkan, sehat, gembira, mempe­r­erat persahabatan di alam terbu­ka.

“Mereka harus menjadi generasi muda yang ber­moral, sehat dan pintar serta mampu menghadapi persaingan hidup yang ba­gai­­mana­pun beratnya, me­reka harus memiliki daya juang yang  tinggi, memiliki mentalitas berprestasi, memiliki integritas dan jati diri serta didalam dada mereka  tertanam jiwa kebang­saan yang utuh.

Mencermati  perkembagan per­ma­salahan generasi muda, ada be­be­rapa hal yang perlu jadi per­hatian, yakni pendapat masyarakat ter­hadap penyelenggara pendidikan se­bagai tanggung jawab sekolah, harus dilu­rus­kan kembali. Bagiamanapun juga, pendidikan generasi muda adalah tanggungjawab semua pihak. Proses pembentukan kepribadian generasi muda, dipengaruhi aspek-aspek yang teramat luas dan kom­plek , sehingga dia menjadi tang­gungj­awab bersama.

Katanya lagi, semangat cinta tanah air cenderung meresahkan. Karena itu, harus  ada upaya peme­cahan secara cermat dan bijaksana. Sosialisasi serta kepekaan sosial generasi muda tidak hanya me­mer­lu­­kan pembiasaan, tapi juga mem­bu­tuh­kan keteladanan.

Sumber : http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=49033

Senin, 23 Desember 2013

Pesta Siaga Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Siak

SIAK -  Asisten Administrasi Umum selaku ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab 09 Siak H. Jamaluddin membuka Pesta Siaga Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Siak Tahun 2013 perdana di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara di Desa Merempan Kecamatan Mempura, Ahad ( 22-12-2013).

Kegiatan Pesta Siaga Kwartiir Pramuka ini di ikuti oleh seluruh utusan masing-masing kwaran se Kabupaten Siak.

Jamaluddin menyambut baik kegiatan ini dalam rangka untuk pendidikan karakter anak. Gerakan pramuka menurutnya mempunyai tugas pokok melaksanakan pendidikan bagi kaum muda dilingkungan luar sekolah yang melengkapi pendidikan dilingkungan keluarga dan sekolah.

Tujuan membentuk kader bangsa dan sekaligus kader pembangunan yang beriman dan bertaqwa serta berwawasan ilmu pengetahuan teknologi, membentuk sikap dan prilaku yang positif, menguasai keterampilan emosional, social, intelektual dan fisik sehingga dapat menjadi berkepribadian Indonesia, yang percaya kepada kemampuan sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan masyarakat, bangsa dan Negara.

Selain itu, dirinya berharap agar seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.Salah satu upaya nyata dalam mencapai tujuan Gerakan Pramuka tersebut diatas adalah melalui kegiatan dalam bentuk pesta/bazaar.

"Pesta/bazaar dalam Gerakan Pramuka dijadikan sebagai alat pendidikan untuk membentuk watak dan kepribadian seorang pramuka yang dikemas secara menarik menyenangkan menantang serta kreatif,"ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut kwartir cabang 09 gerakan pramuka siak pada tahun 2013 mengadakan pesta siaga yang merupakan ajang pertemua bagi pramuka siaga se cabang Siak untuk saling bertemu, berlomba dan menambah wawasan.

Dikatakanya,tujuan dari kegiatan ini adalah adanya wadah bagi pramuka siaga se cabang Siak untuk saling bertemu, bertukar informasi dan membina rasa persaudaraan dalam ikatan persatuan, dan menambah wawasan bagi pramuka siaga. Sasaran antara lain untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesadaran berbangsa dan bernegara serta rasa percaya diri, tertanamnya nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia khususnya kebudayaan Melayu.

Kegiatan ini berlangsung selama sehari penuh bertempat di Bumi Pekemahan Tengku Buang Asmara Kecamatan Mempura. Motto kegiatan ini Berani dan Tidak berputus asa dengan tema Melalui Pesta Siaga Cabang Siak Tahun 2013 kita wujudkan Pramuka Siaga yang berani, cerdas, mandiri dan berprestasi. Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 196 orang.

Seluruh materi kegiatan bersifat perlombaan, permainan dan penampilan yang terdiri dari lomba hafalan surat pendek dan doa, lomba memasang atribut seragam pramuka, lomba pengetahuan umum, lomba keseimbangan tongkat, permainan melempar kaleng dengan bola, lomba peduli lingkungan, lomba melukis, lomba pentas budaya, lomba baca puisi.

Sumber :  http://mediacenter.riau.go.id/berita-2400-pesta-siaga-kwartir-cabang-09-gerakan-pramuka-siak.html

Minggu, 22 Desember 2013

Kursus Mahir Dasar Pramuka Jembrana

Jembrana (Metrobali.com)-
Puluhan pramuka di Jembrana mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar  (KMD). Kursus yang berlangasung selama 5 hari itu dari 20 desember hingga 24 Desember 2013 dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Jembrana, I Made Kembang Hartawan. 

 Selain diikuti 40 orang calon Pembina Pramuka dari Kwartir Ranting seluruh Jembrana yang merupakan gugus depan di SD, SMP dan SMA/SMK,  KMD juga diikuti perwakilan dari Kodim 1617 Jembrana dan perwakilan dari Polres Jembrana. Bahkan untuk menyegarkan suasana, disuguhkan joged dengan iringan lagu Gamofamire dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

 Dalam kursus tersebut, para peserta digembleng baik phisik, mental, disiplin dan pengetahuan tentang kepramukaan seperti sejarah kepanduan, pemahaman Undang-Undang Gerakan Pramuka, Kode Kehormatan, Peran dan tugas pokok pembina dan tata upacara. 

 Kakwarcab Jembrana I Made Kembang Hartawan dalam sambutanya mengatakan pendidikan tidak bisa dilepaskan dengan dengan peserta didik, tenaga pendidik dan sarana prasarana pendidikan. 

 Ketiga hal ini menurut Kembang harus mendapat perhatian bersama. Peserta didik memerlukan pelajaran yang baik, untuk mencapai hasil pendidikan yang baik diperlukan tenaga pendidik yang berkompeten, baik peserta didik maupun tenaga pendidik memerlukan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.  

 Menurutnya pendidikan formal lanjut Kembang perlu diimbangi dengan pendidikan non formal seperti kepramukaan yang akan menciptakan peserta didik yang cerdas, terampil, disiplin dan berkarakter. “Pendidikan formal dan pendidikan non formal harus saling melengkapi. Kegiatan ini harus mampu diimplementasikan dengan sungguh-sungguh” tandasnya. 

 Ketua Panitia Pelaksana KMD Kwarcab Jembrana, Ida Bagus Surya Putra mengatakan dengan kurikulum pendidikan baru, yang mewajibkan siswa di sekolah untuk mengikuti pendidikan kepramukaan selain membanggakan juga menjadi tantangan, pasalnya jumlah peserta didik yang mencapai ribuan tidak sebanding dengan jumlah pembina yang memiliki kompetensi. “Kami masih banyak kekurangan pembina yang bersertifikat, hampir di semua tingkatan baik siaga, penggalang dan penegak, inilah yang menjadi tantangan kita, sehingga perlu diselenggarakan lebih banyak kursus-kursus seperti ini“ ujarnya.

Sumber : http://metrobali.com/2013/12/21/puluhan-pramuka-ikuti-kursus/

Sabtu, 21 Desember 2013

Perkemahan Nasional Siswa SMK Tahun 2013

Jakarta (20/12), Kegiatan Perkemahan Nasional Siswa SMK tahun 2013 dalam rangka pembinaan karakter dan Jiwa Bela Negara dibuka secara resmi oleh Kak Drs. Mustaghfirin Amin, MBA menjabat sebagai Direktur Pembinaan SMK, Direktorat Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sekaligus selaku pembina upacara yang diikuti oleh peserta Siswa SMK yang mewakili masing-masing Provinsi Se-Indonesia.

Kegiatan Perkemahan ini merupakan langkah awal ya ng dilakasanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan dalam upaya pembinaan karakter dan jiwa bela negara serta nasionalisme anak-anak muda siswa-siswi SMK seluruh Indonesia dalam rangka peningkatan kreativitas, kemandirian, pengembangan cakap khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Dari 4.300.000 siswa SMK di seluruh Indonesia yang hadir disini kurang lebih  500 siswa-siswi dari SMK yang terpilih. Kontingen yang sudah hadir di lokasi kegiatan antara lain Sumatera Selatan, Bengkulu, Sumatera Barat, Di Yogyakarta, Kalimantan Barat, Banten, Lampung, Denpasar, Jawa Tengah.

Pramuka yang diwajibkan dalam ekstrakurikuler. Dengan kurikulum 2013 Pramuka diangkat kembali, dimuliakan sebagai salah satu cara, salah satu media, salah satu wahana, salah satu agenda untuk mengajarkan nilai-nilai leadership (kepemimpinan), kebersamaan yang bukan hanya penomenal lagi tetapi sudah menjadi bagian yang sudah melekat di dalam jiwa siswa-siswi SMK di seluruh Indonesia.

Pramuka Wajib dilaksanakan di setiap SMK. Melaui Pramuka negara kita negara kesatuan republik indonesia akan terjaga secara utuh sampai nanti di akhir zaman, Imbuh Kak Mustaghfirin
Untuk itu kegiatan sperti ini sangat penting untuk membina kebersamaan, membina persaudaraan sekaigus memupuk leadership, serta kesetiakawanan antar sesama Siwa-siswi SMK di seluruh Indonesia, tegas  Kak Mustaghfirin

Rencananya kegiatan ini ke depan akan dilaksanakan setiap tahun. Kita terus berupaya dukungan anggaran itu selalu ada. Kita akan upayakan betapapun nanti supaya adik-adik ini tidak ada yang terlewatkan untuk dibantu, didukung dan dikembangkan serta diperkuat mentalnya yang menjadi cita-cita kita.

Pesan dari  Kak Mustaghfirin jangan ragu untuk terus belajar  berlatihlah timbalah ilmu dan laksanakan kegiatan kepramukaan ini dengan gembira. Bagi yang siswa-siswi yang belum mendapatkan kesempatan hadir disini, semoga di kesempatan yang akan datang bisa hadir dan berkumpul baik dikegiatan yang diselenggarakan di Provinsi atau Kabupaten//kota, maupun tingkat Nasional.

Sumber : http://pramuka.or.id/news/news.php?intID=637

Rabu, 18 Desember 2013

Buku Materi Pramuka "Black Book of Rover Scout" terbaru

Kedai Atribut Perlengkapan Pramuka ScoutAddict mempunyai Buku Black Book of Rover Scout Cetakan Terbaru dengan cover warna hitam. Buku ini selain untuk Penegak Pandega juga bisa untuk Penggalang maupun Pembina Pramuka yang dapat menambah referensi materi untuk adik didiknya.

Buku terbaru harga lebih terjangkai, pembelian banyak ada diskon kusus. Pemesanan sms 0812 1774 6083

Buku yang lain lihat disini http://scoutaddictindo.blogspot.com/2011/04/buku-pramuka.html

Perkemahan Pramuka Madrasah 2013 Sumatera Barat

LEMBAH HARAU -- Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat mengadakan Perkemahan Pramuka Madrasah di kabupaten 50 Kota, maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini untuk melakukan berbagai aktifitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif, rekreatif dan menyenangkan yang dapat menimbulkan jiwa mandiri dalam mengembangkan keterampilan, ilmu pengetahuan, potensi kepemimpinan, rasa persahabatan persaudaraan dan menguatkan diri dengan IMTAQ.

"Kegiatan ini diikuti oleh siswa/siswi MI,MTs,dan MA dari 19 Kab/Kota di Sumatera Barat dengan jumlah peserta sekitar 1.200 orang. Pembiayaan kegiatan melalui DIPA Kantor KANWIL KEMENEG Sumbar dan DIPA Kantor Kemenag kab/Kota tahun anggaran 2013. Data lembaga 123 buah dari lembaga MI, 376 dari Lembaga MTS, 184 dari Lembaga MA," ucap Kakanwil Kementerian Agama Sumbar, Sharul Wirda.

Adapun data sisiwa Madrasah, jumlah siswa dari MI : 17.621 orang, jumlah siswa MTs : 65,275 orang, jumlah sisiwa MA : 27,075 orang, data guru madrasah, Jumlah guru MI : 1,889 orang, jumlah guru MTs : 8.659 orang, jumlah guru MA : 4.177 orang.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim ketika membuka resmi Kemah Pramuka Madrasah di kabupaten 50 Kota, turut dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Prov.Sumbar, Ka.Kwarda 03 Sumbar, Wakil Bupati Kab. 50 Kota Bapak Asyirwan Yunus, Ketua DPRD 50 Kota, para pejabat kanwil Kemenag Sumbar, Kepala Kermenang kab/Kota se Sumbar, dan Muspida kabupaten 50 kota.

Wakil Gubernur Muslim Kasim mengatakan bahwa acara kemah pramuka sangat bagus diadakan untuk membina karakter anak menjadi lebih baik, mengajarkan sifat disiplin, bertanggung jawab, berdikari tinggi serta memiliki ahklak yang baik.

Pemerintah telah mengupayakan secara maksimal untuk pengembangan potensi tenaga pendidik terutama di bidang potensi non akademik, dengan tetap menjadikan kegiatan kepramukaan menjadi prioritas untuk membentuk kepribadian siswa.

Dalam UU No.12 tahun 2010 pasal 3 disebutkan bahwa gerakan pramuka berfungsi sebagai wadah untuk mencapai tujuan pramukamelalui pendidikan dan pelatihan pramuka, pengembangan pramuka, pengabdian masyarakat dan orang tua, serta permainan yang berorientasi pada pendidikan, karna gerakan pramuka merupakan gerakan kepanduan yang diakui di indonesia, berfungsi sebagai lembaga pendidikan non formal, di luar sekolah dan di luar keluarga.

Muslim Kasim juga menagatakan bahwa gerakan pramuka yang diresmikan tanggal 14 agustus 1961 silammerupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional indonesia yang bertujuan menumbuh kembangkan tunas bangsa menajadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggung jawab serta mampu mengisi kemerdekaan indonesia. 

Sumber : http://www.sumbaronline.com/berita-17691-wagub-buka-perkemahan-pramuka-madrasah-2013.html

Senin, 16 Desember 2013

Hiking Pramuka Kwarcab Yapen

SERUI - Mengakhiri rangkaian kegiatan Pramuka di tahun 2013, pada tanggal 14 Desember kemarin, Gerakan Pramuka Kwarcab 2605 kabupaten kepulauan Yapen melakukan kegiatan Bhakti yang diawali dengan Apel Anggota Pramuka dimpimpin langsung oleh Kamabiran Kwarcab 2605 Distrik Yapen selatan sekaligus Kadistrik Yapen selatan Daud Kamarea dan diakhiri dengan kegitan Hiking dan pembakaran api unggun.

“Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat maka Kwarcab 2605 melaksanakan kegiatan 14 bulan berjalan yang semata-mata hanya mengingatkan kita pada HUT Gerakan Pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus dan khususnya pada hari ini sekaligus di lakukan untuk mengakhiri selauruh rangkaian kegiatan Pramuka di tahun 2013 ini,” tandas Kamabiran dalam arahannya pada Apel Anggota Pramuka pagi kemarin di Halaman Kantor Distrik Yapen Selatan. 

Dirinya pada kesempatan yang sama juga menghimbau kepada Anggota Pramuka untuk menjauhkan diri dari bahaya Narkoba, HIV/AIDS yang menurut Kamabiran akhir-akhir ini semakin marak, dan diharapkan juga agar anggota Pramuka untuk selalu menghindar dari tindakan anarkis remaja seperti tawuran antar kelompok atau geng serta anggota Pramuka juga dihimbau untuk mendukung Kamtibnas menyongsong perayaan Natal dan Tahun baru.

Sementara itu Ketua Kwarcab 2605 Bram Warkawane seusai kegiatan apel kepada Bintang Papua menjelaskan kegiatan Hiking Pramuka yang akan dilaksanakan berfungsi untuk mengaktifkan gerakan peramuka di kabupaten kepulauan Yapen. dikatakannya juga dengan dilaksanakannya kegiatan Apel premuka tersebut maka secara resmi kegiatan Pramuka tahun 2013 di tutup dan di buka kembali pada tanggal 14 januari tahun depan.

“Selaku Kakwarcab saya menghimbau kepada seluruh Pembina-pembina dan Pengurus Kwarcab yang ada di gugus depan, para guru di sekolah, dan kepada orang tua agar bersama-sama bertanggung jawab terhadap anak-anak sebagai generasi muda dan ujung tobak bangsa karena pembinaan Dini akan menciptakan mental yang baik bagi sumber daya manusia kedepannya,” tandas Bram Warkawane.

Selaku Ketua Kwartir cabang paramuka 2605 kabupaten kepulauan Yapen Bram Warkawane pada kesempatan yang sama juga turut mengucapkapkan Selamat Natal Dan tahun baru bagi Anggota segenap jajaran pengurus dan Anggota Pramuka Kwarcab 2605 dan kepada seluruh masyarakat kabupaten kepulauan Yapen.

Sumber : http://bintangpapua.com/index.php/waropen/item/11463-kegiatan-pramuka-tahun-2013-ditutup-dengan-hiking

Sabtu, 14 Desember 2013

Perjusami Pramuka Palupuh

Palupuh – Camat Palupuh, Kabupaten Agam, Syahrul Hamidi, SH membuka Perjusami (perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu) di Lapangan Sepakbola Nagari Pasia, Jumat (13/12), didampingi Kwaran dan UPT Pendidikan Palupuh.

Camat dalam sambutannya menyampaikan agar peserta memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin solidaritas antar sesama, dan jadikan sebagai wadah untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air. Di samping itu juga untuk menanamkan kemandirian dan ketakwaan terhadap Allah SWT, serta untuk mewujudkan anak yang cerdas dan sehat.

Sementara Ketua Gugus, Risna Nelly menyampaikan peserta Perjusami 7 sampai 14 regu. Mereka didampingi pembina dan Gudep masing-masing.

Sumber :  http://komapost.com/edukasi/3456-kwaran-pramuka-palupuh-adakan-perjusami

Jumat, 13 Desember 2013

KMD Pramuka Minahasa

TONDANO – Kwartir Cabang Pramuka Minahasa melaksanakan Kursus. Mahir Dasar ( KMD ) yang dilaksanakan dari tanggal 9 s/d 14 Desember 2013 di Gedung Lembaga Pembinaan kader Pramuka Cabang Minahasa ( Lemdikacab )

Peserta berasal dari utusan sekolah – sekolah diminahasa SD, SMP dan SMA.

Ketua Kwartir Cabang Pramuka Minahasa DR Olga Sajow – Singkoh Mengharapkan agar Kegiatan Kursus Pramuka Mahir Dasar kiranya di ikuti dengan baik, sehingga bisa di praktekan di sekolah – sekolah.

“Sehingga Guru-guru yang mengikuti kursus ini bisa melatih adik -adik pramuka disekolah mereka” ujarnya yang didampingi Wakil Sekretaris Kwartir cabang Minahasa Michael Rumate.

Hal Senada juga disampaikan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan cabang Minahasa Kak Hendrik Oroh, yang berharap agar kursus ini bisa dilanjutkan dan di implementasikan di sekolah, sehingga pramuka minahasa bisa maju dan berkembang.

Sumber : http://www.okemanado.com/baca/100-pembina-pramuka-minahasa-ikut-kmd/

Rabu, 11 Desember 2013

"Perkawinan" Pariwisata dan Pramuka Hasilkan Karya Positif

Salah satu putusan penting dalam Munas Gerakan Pramuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berakhir 5 Desember 2013, adalah pengesahan Saka Pramuka Pariwisata. 

Pengesahan itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 27 Februari 2012 tentang peningkatan kemampuan dan kapasitas anggota Pramuka di bidang pariwisata. 

 
"Perkawinan antara Kementrian Pariwisata dengan Gerakan Pramuka (GP) harus dapat menghasilkan karya karya positif untuk kemajuan bangsa ini. Salah satunya Gerakan Pramuka dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan pariwisata, khususnya mengimplementasikan Sapta Pesona dan Sadar Wisata" kata Kak Amaroso Katamsi, mantan Wakil Ketua Kwarnas, di sela-sela Musyawarah Saka di Kupang, 3-5 Desember lalu. 

 
Musyawarah Saka yang merupakan salah satu mata acara Dukungan Munas menghadirkan narasumber Amaroso Katamsi, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (PDP) Kemenparekraf Ir Firmansyah Rahim, MM, dan Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTT Jehalu Andreas, MSi. 

 
Sejumlah perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) ikut aktif memberikan masukan, seperti Jateng, Bali, NTT, dan Kaltim. Ini mengingat Saka Pariwisata merupakan saka yang baru disahkan. Salah satu kegiatan yang mencuat ke permukaan adalah kemah wisata. 

 
Kemah wisata akan memberi pembekalan peserta tentang kepariwisataan seperti informasi mengenai tempat pariwisata, pengetahuan mengenai kuliner di daerah wisata yang dikunjungi dan cara memandu untuk keperluan pariwisata. 

 
Dalam kemah wisata juga akan diajarkan nilai-nilai Sapta Pesona yakni aman, tertib, bersih, ramah, sejuk, indah, dan kenangan.
Tahapan
Pernyataan tokoh senior Kwarnas Kak Amaroso tentang perkawinan Kemenparekraf dan Gerakan Pramuka, langsung disambut antusias oleh Kemenparekraf. 

 
Kak Firmansyah Rahim menegaskan, sejak adanya MoU setahun lalu, pihaknya sudah punya tiga krida yang siap dikembangkan para anggota Pramuka, yaitu krida pemandu wisata, krida penyuluh pariwisata, dan krida kuliner. 

 
"Nantinya, kita memberi keterampilan kepada anggota Pramuka bagaimana menjadi pemandu wisata, pengembangan kuliner, serta penyuluhan sadar wisata. Modul-modul sudah kita susun karena kegiatan Pramuka dengan kepariwisataan mempunyai banyak kesamaan," kata Kak Firman.
Pada tahap ini memang baru tiga krida yang digarap, yakni pemandu, penyuluh, dan kuliner. "Ketiga krida tersebut diharapkan dapat memberi keterampilan dan peningkatan kapasitas anggota Pramuka yang akan menjadi bekal bagi dirinya dalam kegiatan kepramukaan untuk kemajuan negara," katanya. 

 
Nantinya, Kemenparekraf juga mengembangkan pada krida lainnya. Misalnya, informasi dan teknologi, ekonomi kreatif. Kegiatan Pramuka yang penuh dengan kreativitas cocok dikembangkan pada kegiatan-kegiatan yang akrab dengan kepemudaan. 

 
"Anggota Pramuka punya banyak kreativitas, bisa kita latih dan arahkan. Misalnya, di bidang seni, kita bisa arahkan pada seni pertunjukan. Kita juga punya ekonomi kreatif, IT, dan masih banyak lagi," kata Kak Firman. 

 
Sehari sebelumnya, anggota Majelis Pembimbing Nasional Muhammad Nuh dan Roy Suryo juga memberi pengarahan yang menginspirasi Saka Pramuka Pariwisata. Kak Roy Suryo (Menpora) menekankan bagaimana agar Pramuka makin diminati anak muda.

 
"Gerakan Pramuka harus melakukan rebranding dan reframing (pembaruan) agar gerakan ini terus disukai. Dengan rebranding, GP terus up to date (diperbarui) dan melalui reframing, GP punya orientasi yang jelas yakni merah putih," kata mantan anggota DPR itu. 

 

Sedangkan Kak Muhammad Nuh (Mendikbud) dalam pesannya mengatakan ada 52 juta pelajar yang membutuhkan pendidikan Pramuka. "Karena itulah, hal-hal yang diputuskan dalam munas harus menghasilkan hal-hal strategis mengenai langkah-langkah pembinaan yang dibutuhkan, yaitu membentuk manusia berkarakter yang bisa menghadapi berbagai tantangan zaman," kata Kak Muhammad Nuh.
 
Sumber :  http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=340151